Ekonomi Melambat, BI: Uang Beredar Justru Bertambah
Selasa, 22 Des 2015 16:12
Menurut Direktur Departemen Pengelolaan Keuangan Bank Indonesia Luctor Tapiheru, uang kartal yang diedarkan (UYD) hingga akhir tahun 2015 akan mencapai Rp581,3 triliun. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp528,5 triliun.
"UYD akhir tahun selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Khusus untuk akhir tahun justru meningkat lebih besar mencapai 15 persen setiap tahunnya. Biasanya selalu begitu sampai akhir tahun," ujar Luctor di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (22/12/2015).
Namun, jumlah uang kartal yang beredar ini masih lebih sedikit dibandingkan dengan total uang kartal yang beredar ketika Lebaran Idul Fitri. Pada saat Lebaran Idul Fitri, jumlah uang beredar mencapai RP604,2 triliun atau meningkat tujuh persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp564,5 triliun.
"Menariknya di sana, setiap tahun selalu ada peningkatkan 10 sampai 15 persen," ujar Luctor.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal