Gara-Gara Kurang Promosi, Danau Toba Tak Terkenal di Rusia
Rabu, 02 Des 2015 15:24
Menurut CEO Dewan Bisnis Rusia-Indonesia Mikhail Kuristyn, saat ini hanya terdapat kurang dari 100 ribu wisatawan Rusia per tahun yang datang ke Indonesia. Minimnya promosi ditengarai menjadi penyebab dari sedikitnya jumlah wisatawan Rusia yang mengunjungi Indonesia.
"Sedikit saja yang datang, mereka tidak tahu. Promosinya kurang. Bali tahu semua, kalau danau Toba ada yang tidak," tuturnya pada pewarta disela-sela acara Russian-Indonesian Bussiness Forum di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (2/12/2015).
Mikhail menambahkan Indonesia saat ini memiliki peluang menambah jumlah wisatawan asal Rusia karena larangan kunjungan ke Turki dan Mesir. Untuk itu, pemerintah perlu melakukan promosi yang intensif, khususnya untuk daerah-daerah di luar Bali yang juga memiliki daya tarik.
"Kami harapkan selain juga dari Pulau Bali mereka juga akan datang ke tempat lainnya. Khususnya kalau diperiklankan di Rusia misalnya Danau Toba, Sulawesi, snorkeling dis ana diving di situ, Yogyakarta, Jawa Barat. Dan di tempat yang menarik di Nusa Tenggara Timur dan Papua," ujarnya.
Mikhail berharap Kementerian Pariwisata di Indonesia bisa lebih responsif melihat potensi wisatawan asal Rusia pada program promosi jangka panjang pariwisata Indonesia. Untuk itu, perlu program kerjasama investasi jangka panjang antara Indonesia dan Rusia guna mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal