Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Harga BBM di Papua Melambung Capai Rp150 Ribu per Liter

Harga BBM di Papua Melambung Capai Rp150 Ribu per Liter

Kamis, 10 Des 2015 14:50
Okezone
ilustrasi pom bensin
JAYAPURA - Anggota Komisi II bidang Perekonomian DPR Papua Nikius Bugiangge mengungkapkan, kini terjadi lonjakkan harga Bahan Bakar Minyak di Kabupaten Jaya Wijaya yang mencapai Rp150 ribu per liter.

"Sekarang ini harga pasar masih ada Rp40 ribu - Rp50 ribu perliter, tapi kemarin tiba-tiba naik jadi Rp150 ribu, dan akhirnya masyarakat dan mahasiswa datang ke DPR Papua untuk demo," ujarnya di Jayapura, Kamis (10/12/2015).

Ia pun mengaku bahwa pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, dan menurut dia hal tersebut betul adanya.

"Kami sudah berangkat ke Wamena dan Lanny Jaya, kami sudah ambil data-data. Dan kami sudah sepakati bahwa siapapun yang bermain dalam penentuan harga ini kami akan turun langsung ke lapangan dan kami siap untuk cabut izinnya," katanya.

Nikius pun menegaskan, pihaknya akan terus memperketat pengawasan peredaran BBM di kawasan pegunungan, terutama menjelang momen Natal 2015 dan Tahun Baru 2016.

"Dalam Desember ini kami akan terus kawal karena biasanya pedagang suka-suka menetapkan harga jual BBM, kami akan kejar oknum tersebut. Sampai sekarang masih ada harga yang Rp150 ribu itu, dan kami sudah tahu jawabannya dan kami akan tindak lanjuti," ucap dia.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR Papua Derd Tabuni meminta kepada pihak Pertamina untuk menaikkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk kawasan pegunungan tengah Papua.

"Kami berharap kepada Pertamina, kuota untuk pegunungan tengah harus naik. Saat ini jatahnya hanya 600 KL perbulan untuk ke Wamena. Dari situ dia suplai lagi ke beberapa daerah di pegunungan," ujarnya.

Menurutnya, kini di beberapa kabupaten pegunungan tengah, harga BBM sudah melebihi dari batas normal, karenanya instansi terkait harus bisa bertindak tegas agar masyarakat tidak dirugikan.

"Untuk menghindari pencurian BBM, dinas terkait harus tingkatkan fungsi kontrol, tidak perlu harganya harus naik. Seperti kemarin jangan sampai terjadi lagi harga BBM Rp150 ribu perliter, harga normal harus kembali ke Rp25 ribu perliter," kata Tabuni. Budi Suyanto. 

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.