Hari Listrik, PLN Beri Dana Pendidikan Rp500 Juta
Jumat, 27 Nov 2015 11:31
Acara yang di Gelar di Taman Mini Indonesia (TMII) ini dihadiri 1.000 anak yatim dan dhuafa dari 25 yayasan dan organisasi pengasuh anak yatim dan dhuafa se-Jabodetabek.
Plt Kepala Satuan Komunikasi PLN, Bambang Dewiyanto mengtakan kegitan ini merupakan wujud kepedulian PLN pada anak-anak yatim dan dhuafa. PLN pun memberikan dana pendidikan dengan total Rp500 juta.
"Karena anak yatim yang rata-rata pelajar, PLN serahkan dana pendidikan dengan total Rp500 juta,"ujar Bambang, di Sasana Kriya, TMII, Jakarta, Jumat (27/11/2015).
Pantauan Okezone, anak-anak yatim dan dhuafa diberikan wisata edukasi dengan mengunjungi wahana Taman Burung, Museum Listrik dan Energi Terbarukan, dan Dunia Ikan Air Tawar.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal