Jokowi: 2016, Kita Harus Berlari Cepat
Selasa, 08 Des 2015 10:47
"Yang pertama, tahun 2015 tinggal tiga minggu lagi. Kita juga perhatikan sudah melangkah setahun, dan ini nanti akan sedikit kita evaluasi, dan 2016 sudah saya sampaikan, sejak nantinya Januari itu sudah harus berlari cepat," tegas Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/12/2015).
Dirinya tidak menginginkan, dalam menjalankan roda pemerintahan semuanya terjebak pada rutinitas bisnis yang monoton. Jokowi akan membawa pola-pola baru dalam menjalankan roda pemerintahan agar dapat berlari cepat.
"Saya tidak ingin kita semuanya terjebak pada rutinitas business as usual, monoton. Sekali lagi saya ingin kita membawa tradisi-tradisi baru, pola-pola baru, cara-cara baru," ucap Jokowi.
Menurut Jokowi, hal yang pertama yang harus dibenahi adalah masalah orientasi. Jokowi meminta harus adanya keberanian dalam orientasi pemerintah dengan mengubah pada orientasi hasil yang mempunyai nilai tambah.
"Yang pertama mungkin masalah orientasi, semuanya harus berani membalikan bahwa orientasi kita bukan orientasi prosedur. Orientasi kita adalah orientasi hasil, prosedur itu mengikuti. Ini harus dibalik total. Semuanya harus pada orientasi hasil, bukan orientasi prosedur," tukasnya.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal