Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Jokowi Minta Alihkan Konsentrasi Listrik ke Panas Bumi

Jokowi Minta Alihkan Konsentrasi Listrik ke Panas Bumi

Sabtu, 22 Agu 2015 15:04
Okezone
Ilustrasi geothermal.
PONTIANAK-Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan potensi panas bumi Indonesia sangat besar mencapai sekira 29 ribu megawatt dan ramah lingkungan. Namun, hingga kini potensi tersebut tidak dimanfaatkan.

"Selama ini kita terkonsentrasi pada pembangkit listrik menggunakan batu bara. Oleh sebab itu, akan kami geser ke potensi kekuatan energi menggunakan energi panas bumi," kata Joko Widodo di Pontianak, Sabtu (22/8/2015).

Dia menjelaskan, pemerintah saat ini sedang melakukan kajian terkait menggunakan potensi energi panas bumi itu untuk dijadikan energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Jokowi menambahkan, dengan tingginya potensi kekuatan energi panas bumi untuk dijadikan energi terbarukan, jika diperlukan dibentuk BUMN khusus yang mengelola sumber energi itu. Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo di Jakarta menyatakan potensi energi panas bumi harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Menurut dia, pemerintah saat ini memberikan perhatian khusus kepada energi baru dan terbarukan khususnya energi panas bumi, apalagi potensinya sangat besar mulai dari Sabang hingga Merauke.

Walaupun saat ini harga minyak bumi turun, tetapi tidak perlu dikhawatirkan oleh para investor yang menanamkan modalnya, karena bagaimanapun energi ini sekarang tidak lagi sebagai energi alternatif, tetapi sudah utama di tengah semakin tipisnya cadangan energi yang bersumber dari fosil seperti minyak bumi, katanya.

"Indonesia memiliki potensi baru dan terbarukan yang sangat besar dan kami yakin Indonesia bisa berdaulat energinya," tambahnya.

Presiden Joko Widodo juga mengatakan target membangun 35 ribu megawatt diyakini akan tercapai. Asalkan, menurut dia, seluruh unsur mulai dari pemerintah pusat hingga masyarakat bisa memanfaatkan potensi ini. Bahkan, Dia juga mengapresiasi kaum muda yang semakin peduli terhadap energi baru dan terbarukan.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.