Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Lima Tolak Ukur Ekonomi Milik Presiden Jokowi

Lima Tolak Ukur Ekonomi Milik Presiden Jokowi

Kamis, 26 Nov 2015 10:12
Okezone
Presiden Joko Widodo
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, ada lima tolok ukur yang harus diperhatikan oleh pemerintah, baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota, serta pemerintah pusat. Menurut Jokowi, percuma kerja keras dilakukan jika lima fokus tersebut tidak tercapai.

"Yang pertama adalah, pertumbuhan ekonomi. Yang kedua adalah, tingkat pengangguran. Yang ketiga adalah, angka kemiskinan. Yang keempat adalah, inflasi. Yang kelima adalah, gini rasio atau masalah kesenjangan," kata Presiden Jokowi seperti dilansir dari Setkab, Kamis (26/11/2015).

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi kita di kuartal III ini berada pada posisi 4,73 persen, tingkat pengangguran bisa dilihat 6 koma, angka kemiskinan 11 koma, inflasi sampai Oktober ini 2,16 persen, gini rasio juga pada angka yang perlu perhatian khusus 0,41.

Presiden memperkirakan, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2015 ini akan berada pada kisaran angka 4,7-4, 4,8-4,9. Tetap inflasinya kalau tahun lalu kira-kira 8 lebih sedikit (8,5), inflasi tahun ini Insya Allah berada pada posisi di bawah 4.

"Artinya apa? Masih ada keuntungan beda antara inflasinya dan pertumbuhan ekonominya. Percuma kita punya pertumbuhan ekonomi 5 misalnya, tetapi inflasinya 8, berarti malah ada minus 3 di situ," terang Jokowi.

Oleh karena itu, dia mengungkapkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan percuma jika inflasinya lebih tinggi. Dengan demikian, lima indikator tersebut yakni pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, angka kemiskinan, inflasi, dan gini rasio harus dijaga.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.