Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Permasalahan Ekonomi Tak Semata-mata Selesai karena Reshuffle

Permasalahan Ekonomi Tak Semata-mata Selesai karena Reshuffle

Sabtu, 15 Agu 2015 15:22
Okezone
Ilustrasi

JAKARTA-Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai, perombakan kabinet (reshuffle) yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan sebagai tahap awal penyegaran guna menopang target pertumbuhan ekonomi.

"Sangat positif. Hanya memang kan permasalahannya tidak semata-mata selesai dengan reshuffle ya. Kita harus melakukan betul-betul agenda kerja yang fokus dan terarah untuk menghilangkan bottleneck ataupun distorsi yang terjadi di masalah kebijakan," tegas Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/8/2015).

Tercatat, ada enam menteri yang di-reshuffle oleh Presiden Jokowi, tiga diantaranya adalah menteri koordinator, sekretaris kabinet, menteri perdagangan hingga menteri/kepala Bappenas.

Pengusaha pun sudah menerima pilihan Presiden Jokowi yang memilih orang-orang 'lama' untuk menjadi menteri dalam meneruskan tongkat estafet pemerintahan Jokowi-JK selama lima tahun depan

"Kita bisa terima, orangnya okelah. Kita anggap bahwa cukup mempunyai kemampuan. Tentunya memang figur menteri yang‎ baru itu sangat penting. Rata-rata mereka punya track record, saya pikir mestinya mereka bisa bekerja lebih baik," paparnya.

Hariyadi menambahkan, dengan adanya formasi baru ala Presiden Jokowi ini, dapat mengawal kebijakan yang memang mendorong pertumbuhannya lebih baik dan memang menyangkut kebijakan yang memberi stimulus dan mendorong penguatan sektor riil untuk tumbuh.

"Saya rasa harusnya bisa efektif, karena kita tahu Pak Darmin Nasution punya pengalaman yang cukup panjang di fiskal dan moneter. Pak Rizal Ramli juga punya cukup pengalaman," tukasnya.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.