Pertamina Sebut Ada Pihak Yang Tak Ingin Kilang Indonesia Maju!
Minggu, 20 Sep 2015 19:17
Sekretaris Perusahaan Pertamina Wisnuntoro membeberkan, terhitung sejak tahun 2000, banyak investor yang mau membantu Pertamina membangun kilang. Tapi sampai hari ini, tidak ada satu pun yang diizinkan pemerintah.
"Begitu kuatnya satu pihak yang memproteksi sehingga jangan sampai kilang Indonesia itu maju," jelasnya di Gedung Dewan Pers, Minggu (20/9/2015).
Sayangnya, dia tidak mau menyebutkan pihak mana yang sengaja membiarkan Indonesia mengimpor minyak. Namun Wisnu menyebut, pihak yang dimaksud adalah pemerintahan sebelum pemerintahan Jokowi.
"Ya terbukti tapi pemerintah yang dulu-dulu, saya tidak sebutkanlah. Dan baru pemerintahan sekarang ini kita mungkin nanti satu atau dua bulan ini kita resmikan yang di Cilacap. Intinya kita berbenah untuk bangun kilang," imbuhnya.
Saat ini, kapasitas kilang yang dimiliki Pertamina mencapai 1,05 juta barel. Sedangkan kebutuhan mencapai 1,6 juta barel. Dengan kondisi ini, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja Pertamina harus menutupi dengan impor.
"Dari dulu itu selalu tidak berhasil. Tanda tanya besar. Alhamdulillah mudah-mudahan sekarang ini berkembang terus, pemerintahan pertama ini kita sudah punya kilang yang fight, paling enggak kita bisa bikin 1,6 juta barel per hari. Jadi tidak dimainkan dengan Singapura lagi. Kita lebih mandiri lah," tukasnya.
Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau
PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada
PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional
Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po
Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya
RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20
Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u
Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf