Pertamina dinilai pentingkan pihak asing jalankan proyek migas
Minggu, 25 Okt 2015 12:00
"Kalau benar mereka berpihak kepada asing patut dipertanyakan, nasionalisme mereka. Sebab pada hakikatnya, perusahaan itu bergerak untuk memaksimalkan keuntungan dan nilai saham para pemegang sahamnya, dan meningkatkan kesejahteraan untuk karyawannya. BUMN pemegang sahamnya negara alias milik rakyat jadi tidak masuk akal kalau dia (Pertamina) mementingkan asing," ujar Anggota Komisi VI DPR, Mohammad Hekal di Jakarta, Minggu (25/10).
Menurut dia, saat ini Pertamina merupakan BUMN terbesar dalam pengembangan industri hulu dan hilir migas di Indonesia. Apalagi, tugas BUMN merupakan salah satu agen pembangunan. Untuk itu, sangat disayangkan apabila Pertamina lebih pilih kerja sama dengan perusahaan asing.
"Apalagi BUMN punya misi menguasai bidang-bidang yg menyangkut hajat hidup orang banyak," jelas dia.
Dia menegaskan keterlibatan asing memang tidak dilarang. Namun, lanjut dia, Pertamina harus bisa memanfaatkan dan memprioritaskan perusahaan dalam negeri.
"Jika tidak ada wajar, tentu berprinsip bahwa itu memang dibutuhkan
dan minimal sama-sama diuntungkan atau nilai keuntungan yang didapat
pihak asing tersebut wajar dan sesuai dengan kebutuhan Pertamina
terhadap pihak asing tersebut," tutup dia. (merdeka.com)
Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau
PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada
PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional
Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po
Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya
RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20
Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u
Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf