Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Piutang Capai Rp 15,6 Milyar, PT.BLJ Bengkalis Berkantor di Gudang Material

Piutang Capai Rp 15,6 Milyar, PT.BLJ Bengkalis Berkantor di Gudang Material

Laporan : Supriyanto
Senin, 31 Agu 2015 09:03
Internet

BENGKALIS-Akibat pemutusan aliran listrik pekan lalu oleh PLN Ranting Bengkalis, jajaran manajemen BUMD PT.Bumi Laksamana Jaya (BLj)  terpaksa harus berkantor di gudang material desa Air Putih. Anehnya  lagi, total tunggakan listrik PT.BLj yang meliputi kantor pusat, waterpark dan kolam renang hanya Rp 43,2 juta, sementara informasi
diperoleh ada piutang pihak ketiga ke PT.BLJ sebesar Rp 15,6 milyar  yang belum dibayar sama sekali sampai saat ini.
 
Direktur Utama PT.BLj Abdul Rahman SH ketika dikonfirmasi Minggu  (30/08/2015) menyebutkan bahwa pihaknya sekarang terpaksa berkantor  sementara di gudang material milik PT.BLj di desa Air Putih. Karena  sampai saat ini pihak manajemen belum mampu melunasi tunggakan listrik  tersebut, meskipun nilainya Rp 43,2 juta. Kas PT.BLj disebut tengah  kosong saat ini.

"Mau bagaimana lagi, kita terpaksa manfaatkan sarana yang ada  terlebih dahulu sampai tunggakan listrik dilunasi. Dalam satu atau dua  bulan kedepan, kami memang terpaksa berkantor dahulu di gudang  material, karena ketidakmampuan keuangan menutupi beban tagihan  listrik tersebut,"jelas Abdul Rahman dengan nada kecewa.

Disinggung langkah PT.BLj kedepan yang hampir dipastikan seperti  perusahaan mau gulung tikar, Rahman mengaku tetap optimis mampu  menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Tidak hanya soal tunggakan  listrik, tetapi juga gaji karyawan yang belum terbayarkan serta  langkah restrukturisasi yang akan dilakukan, merupakan
permasalahan-permasalahan yang tengah dihadapi perusahaan semi plat  merah itu.
 
Namun kata Rahman, dibalik ketidakmampuan membayar tagihan listrik  tersebut, PT.BLj masih memiliki piutang kepada pihak ketiga dengan  nilai cukup fantastis Rp 15,6 milyar. Piutang tersebut meliputi  pendapatan dari penjualan material dengan nilai Rp 3 milyar, tagihan  biaya penggilangan gabah di RPC Desa Sepotong Siak Kecil Rp 600 juta  dan piutang jual beli Crude Palm Oil (CPO) Rp 10 milyar ditambah bunga  sekitar Rp 2 milyar.
      
 "Piutang tersebut belum dibayarkan pihak ketiga kepada PT.BLj sama  sekali. Padahal piutang tersebut sudah jatuh tempo melebihi dua tahun,  pada masa direktur utama yang lama (Yusrizal Handayani,red). Kita  tetap berupaya bagaimana hutang dan piutang ini dapat diselesaikan  secepatnya,"terang Rahman.
       
Ditambahkan pria yang mulai bekerja sejak PT.BLj didirikan, untuk  menagih piutang tersebut pihaknya akan bekerjasama dan berkoordinasi  dengan pihak kejaksaan ataupun kepolisian. Karena piutang tersebut  jumlahnya sangat besar, bisa menutupi biaya operasional PT.BLj  termasuk melakukan ekspansi usaha baru nantinya.(Sup)
Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.