Rupiah Rp13.474, Menguat Tembus Level Psikologis
Rabu, 04 Nov 2015 11:50
Melansir dari Bloomberg Dollar Index, Jakarta, Rabu (4/11/2015), Rupiah pada perdagangan non-delivery Forward (NDF) menguat 89 poin atau 0,66 persen ke level Rp13.474 per USD bila dibandingkan dengan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.563 per USD.
Rupiah dibuka di level Rp13.495 per USD. Untuk pergerakan harian, Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp13.4302-Rp13.505 per USD.
Sementara itu, Yahoofinance mencatat, Rupiah juga menguat 71,50 poin atau 0,52 persen ke Rp13.579 per USD dibandingkan dengan sebelumnya Rp13.650 per USD.
Dalam pergerakan hariannya, Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp13.582-Rp13.675 per USD.
Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat Rupiah di level Rp13.461 per USD dibandingkan dengan sebelumnya Rp13.594.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal