Rupiah Rp13.619, Dibuka Melemah 71 Poin
Kamis, 05 Nov 2015 08:57
Melansir dari Bloomberg Dollar Index, Jakarta, Kamis (5/11/2015), Rupiah pada perdagangan non-delivery Forward (NDF) melemah 71 poin atau 0,52 persen ke level Rp13.619 per USD bila dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp13.548 per USD.
Rupiah dibuka di level Rp13.565 per USD. Mengawali perdagangan, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.565-Rp13.639 per USD.
Analis riset MNC Securities Gilang Anindito mengatakan, Rupiah masih terkena dampak dari komentar Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengenai suku bunga AS.
"Ini dolarnya masih menguat, masih pengaruh dari komentar soal Fed Rate," ujarnya kepada Okezone.
Dirinya memperkirakan, pergerakan hari ini Rupiah akan berada di kisaran Support Rp13.420 per USD dan resistance di Rp13.550 per USD.
Sementara itu, Yahoofinance mencatat, Rupiah melemah tipis 5,5 poin atau 0,04 persen ke Rp13.602 per USD. Dalam pergerakan hariannya, Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp13.575-Rp13.642 per USD.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal