Rupiah Rp13.671, Melemah 48 Poin di Awal Pekan
Senin, 23 Nov 2015 09:20
Bloomberg Dollar Index, mencatat Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 48 poin atau 0,35 persen ke Rp13.671 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp13.623 per USD.
Pagi ini Rupiah dibuka pada level Rp13.657 per USD. Mengawali perdagangan, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.643-Rp13.679 per USD.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, Rupiah dalam minggu ini akan bergerak tidak terlalu besar.
"Rupiah dalam minggu ini bergerak di kisaran Rp13.500-Rp13.750-an," ujar Edwin kepada Okezone, Jakarta, Senin (23/11/2015).
Namun, Yahoofinance mencatat, Rupiah bergerak menguat 22,5 poin atau 0,16 persen ke Rp13.670 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.615-Rp13.749 per USD.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal