Rupiah Rp13.710, Melemah karena Kekhawatiran The Fed
Senin, 09 Nov 2015 10:38
Head Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan perbaikan pengangguran di Amerika Serikat (AS) membuat kekhawatiran bahwa the Fed akan menaikkan tingkat suku bunga tahun ini. Akibatnya, dolar AS pun mulai pulang kampung.
"Akan terjadi capital outflow sementara, karena ada kekhawatiran kenaikan Fed Fund Rate akhir tahun ini. Rupiah akan bergerak di atas Rp13.600 per USD hari ini," jelas dia kepada Okezone di Jakarta, Senin (9/10/2015).
Melansir yahoofinance, Rupiah melemah 55 poin atau 0,4 persen ke Rp13.710 per USD. Pagi ini, Rupiah dibuka bergerak di kisaran Rp13.677-Rp13.732 per USD. Sementara untuk pergerakan 52 minggu, berada di kisaran Rp12.090-Rp14.901 per USD.
Sementara Bloomberg Dollar Index, mencatat Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 113 poin atau 0,83 persen menjadi Rp13.677 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah berada di kisaran Rp13.633-Rp13.730 per USD.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal