Rupiah Rp13.824, Tak Berkutik Dibayangi Kebijakan The Fed
Senin, 07 Des 2015 09:46
Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan non-delivery Forward (NDF), menguat 12,6 poin atau 0,09 persen ke Rp13.846 per USD bila dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp13.834 per USD.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, Rupiah masih akan tertekan menjelang pengumuman normalisasi kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed. Terlebih, diprediksi kenaikan suku bunga The Fed berkisar antara 0,5 basis points (bps) hingga 1,25 bps.
"Hasilnya kan nanti tanggal 16 Desember, ini bisa memberi tekanan pada Rupiah" kata Edwin kepada Okezone di Jakarta, Senin (7/12/2015).
Dalam pergerakan hariannya, Rupiah mengawali pergerakan di kisaran Rp13.823-Rp13.860 per USD. Sementara pergerakan 52 mingguan di kisaran Rp12.321-Rp14.828 per USD.
Yahoofinance mencatat, Rupiah dibuka pada level Rp13.846,5 per USD. Dalam pergerakan hariannya Rupiah bergerak di kisaran Rp13.820-Rp13.931 per USD.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal