Rupiah Rp13.830, Rawan Jatuh ke Rp13.900
Senin, 30 Nov 2015 10:31
Bloomberg Dollar Index mencatat Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 29 poin atau 0,21 persen menjadi Rp13.830 per USD dari penutupan sebelumnya Rp13.801 per USD.
Mengawali perdagangan hari ini, Rupiah dibuka pada level Rp13.794 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.794-Rp13.848 per USD.
Menurut Head of Research MNC Securities Edwin Sebayang, rupiah masih akan mengalami tekanan terutama menjelang akhir tahun, kebutuhan akan dolar Amerika Serikat (AS) meningkat untuk pembayaran, kebutuhan produksi dan konsumsi.
"Kita juga masih menunggu data-data ekonomi seperti trade balance, kita lihat ekspor impornya.Rupiah diperkirakan bergerak di posisi Rp13.800," jelasnya kepada Okezone, Senin (30/11/2015).
Sementara itu, yahoofinance mencatat, rupiah bergerak ke level Rp13.842 per USD atau melemah 84 poin dari penutupan sebelumnya Rp13.758 per USD.
Sebagai informasi, Treasury Bank MNC International mencatat, hari ini pergerakan Rupiah akan berada di level Rp13.900 hingga Rp13.940 per USD.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal