Rusia Usul Perdagangan dengan RI Gunakan Rupiah
Rabu, 02 Des 2015 15:01
Ketua Dewan Bisnis Indonesia-Rusia Didie Soewandho menilai, kebijakan ini belum saatnya diterapkan di Indonesia. Pasalnya, nilai perdagangan kedua negara tergolong masih kecil sehingga masih perlu diperkuat pada berbagai sektor.
Dia menuturkan, saat ini, nilai perdagangan Indonesia dan Rusia baru mencapai USD4 miliar. Karenanya, kedua negara perlu meningkatkan nilai perdagangan hingga 10 kali lipat agar mata uang lokal dapat digunakan untuk perdagangan bilateral antara kedua negara.
"Saat ini nilai perdagangan kita hanya USD4 miliar. Nanti kalau sudah USD30 miliar-USD40 miliar baru kita akan buka pembicaraan dengan Rusia," tuturnya saat berbincang dengan Okezone dalam acara Russian-Indonesian Bussiness Forum di Jakarta, Rabu (2/12/2015).
Saat ini, Indonesia dan Rusia sedang fokus untuk meningkatkan nilai perdagangan hingga mencapai USD5 miliar. Sektor-sektor baru pun mulai dilirik seperti pertanian dan pariwisata.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal