Sejak Era Soeharto, Ekonomi Indonesia Tak Pernah Tembus 7%
Sabtu, 05 Des 2015 10:43
"Indonesia setelah Orde Baru enggak bisa pertumbuhan ekonomi 7 persen, padahal zaman Soeharto selalu disekitar itu," kata JK di Jakarta.
Menurutnya, ada faktor utama penghambat majunya laju ekonomi RI ke level 7 persen. JK bilang, penyebab utamanya adalah reformasi dimulai dengan zaman yang sulit.
"Tahun 1998 (reformasi) pertumbuhan ekonomi kita minus 14 persen, tahun 1999 naik sedikit," jelasnya.
Mulai dari titik minus 14 persen, dinilai JK sebagai faktor sulitnya ekonomi mencapai 7 persen. Tidak hanya itu, sejatinya, kata JK, pertumbuhan ekonomi pernah mendekati 7 persen. Sayangnya laju ekonomi tersebut selalu dihadang oleh adanya krisis global. Apalagi, krisi yang datang tidak sekali alias berulang.
"Hampir kita capai 7 persen tiba-tiba krisis resesi 2008, Indonesia kembali turun, zaman pak Boediono waktu itu mulai dari bawah lagi tapi mulai naik lagi, hampir 7 persen, tapi 2014 mulai lagi (krisis), memang kita hampir capai (tapi) turun lagi," tukas dia.
Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional
JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone
Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta
JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad
Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur
JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat
Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait
JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran
Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang
JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal