Senin, 29 Jun 2026
ekonomi
Selamatkan Uang Rakyat dari Beban Overhead, Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 29 Jun 2026 14:47
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti pembengkakan biaya operasional BUMN yang membebani keuangan negara. Penutupan besar-besaran perusahaan pelat merah sedang dievaluasi demi menyelamatkan uang rakyat.
Pernyataan ini ditegaskan di hadapan para guru besar saat penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Soroti Ketiadaan Laba
Awalnya, Presiden Prabowo Subianto merespons usulan mengenai pendanaan riset perguruan tinggi yang bisa diambil dari sebagian keuntungan perusahaan negara.
"Tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset ya, inovasi. Ini bagus ya, usul. Masalahnya, BUMN ini ada labanya nggak? Sekarang mulai ada? Terima kasih Danantara, ya, terima kasih. Satu tahun ini sudah mulai ada laba, ya," ujar Prabowo.
Ia menyayangkan banyak perusahaan selama ini tidak menghasilkan keuntungan, namun negara terus menanggung beban gaji para pimpinan yang menjabat.
"Masalahnya kemarin ini BUMN-BUMN ini, ya kita sudah tahulah, ya, sudah lama jadi orang Indonesia saudara sudah mengerti. Ini sedang kita bersihkan, sedang kita tertibkan," tegasnya.
Pangkas 750 Perusahaan
Langkah bersih-bersih dari pemerintah menargetkan pemangkasan jumlah BUMN secara drastis dari angka 1.000 menjadi hanya 250 perusahaan saja.
"Dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300-lah. Gimana, Pak Dony? Ujungnya kita bisa berapa BUMN? Ujungnya nanti 250?" tanya Prabowo kepada Kepala BP BUMN Dony Oskaria yang membalas dengan anggukan.
Efisiensi ini dianggap sangat krusial mengingat besarnya anggaran yang terbuang hanya untuk membayar gaji jajaran direksi dan komisaris di perusahaan yang merugi.
"Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup. 750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5. 750 komisaris, dikali 10. Overhead-nya kayak apa, gajinya kayak apa. Saudara-saudara, ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung hanya bayar overhead," (goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/selamatkan-uang-rakyat-dari-beban-overhead-prabowo-pangkas-1000-bumn-jadi-250.html
komentar Pembaca