Senin, 20 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Soal Gerai untuk UMKM Kampar di Rest Area Tol Pekanbaru-Bangkinang, Ini Kata Hutama Karya

Soal Gerai untuk UMKM Kampar di Rest Area Tol Pekanbaru-Bangkinang, Ini Kata Hutama Karya

Admin
Selasa, 16 Agu 2022 09:32
pekanbaru.tribunnews.com

KAMPAR - Tol Pekanbaru-Bangkinang ( Tol Pekbang ) direncanakan akan beroperasi. Meskipun operasional awal direncanakan dari Kilometer 9,3 sampai 40.

Pengoperasian Tol Pekanbaru-Bangkinang akan diikuti dengan dibukanya rest area di Kilometer 36.

Pihak PT Hutama Karya belum memberi pernyataan resmi soal penyediaan gerai di rest area bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kampar.

"Sementara masih pengkajian," kata General Manager Operasional dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPJT) Trans Sumatera PT Hutama Karya Wilayah Riau, AA Gd Indrayana melalui pesan Whatsapp kepada Tribunpekanbaru.com ketika dikonfirmasi, Senin (15/8/2022).

Ia belum memberi penjelasan rinci pengkajian yang dimaksud.

Sebelumnya, ia menyatakan, rest area akan diprioritaskan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Terimakasih Informasinya, segera kami tindak lanjuti. Kami Prioritaskan memang utk UMKM nantinya jika Rest Area operasikan," katanya kepada Tribunpekanbaru.com beberapa waktu lalu.

Pernyataan ini menanggapi harapan pedagang Lopek Bugi agar mendapat lapak di rest area.

Pedagang Lopek Bugi di sekitar kawasan Jembatan Kembar Danau Bingkuang Desa Palung Raya Kecamatan Tambang memperkirakan Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang di ruas Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat akan sepi setelah tol beroperasi.

Kawasan ini adalah salah satu ikon pusat perbelanjaan aneka oleh-oleh khas Kampar.


"Pastilah makin sepi. Selama Covid aja sudah parah. Apalagi nanti kalau tol dibuka," kata Yendra, seorang warga Palung Raya kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (8/4/2022).

Menatap pengoperasian tol, penjual Lopek Bugi masih memiliki secerca harapan agar usahanya berlanjut. Ia berharap mendapat gerai di Rest Area Tol Pekanbaru-Bangkinang.

"Kalau ada jalan, tolong sampaikan supaya kami bisa berjualan di rest area," ujar Yendra.

Ia berharap, pemerintah menyediakan gerai khusus oleh-oleh khas Kampar di rest area.

Menanggapi harapan pedagang, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop UMKM) Kampar, Henry Dunan sudah mendapat informasi tentang permintaan gerai di rest area.

Disusul permintaan penjual Lopek Bugi.

"UKM (Usaha Kecil Menengah) kita memang perlu mendapat gerai di rest area," katanya.

Ia mengatakan, gerai usaha kecil memang hak masyarakat lokal.

Bahkan ada aturan alokasi 30 persen bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) dari ketersediaan gerai.

"Kita mendorong agar disediakan gerai untuk oleh-oleh khas Kampar," ujarnya.

Menurut dia, penyediaan gerai oleh-oleh di Tol Pekanbaru-Bangkinang perlu melibatkan berbagai pihak terkait. Seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.