Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Stok Beras Dalam Negeri Disebut Belum Mencukupi

Stok Beras Dalam Negeri Disebut Belum Mencukupi

Rabu, 18 Nov 2015 15:21
Okezone
Ilustrasi

JAKARTA - Produsen beras PT Buyung Poetra Sembada (BPS) mengaku stok beras dalam negeri masih belum mencukupi. Sehingga, pihaknya menilai wajar dengan adanya impor beras yang dilakukan Pemerintah.

Direktur PT BPS Budiman Susilo mengakui, ketidakcukupan stok beras dalam negeri membuat pihaknya perlu meningkatkan produksi beras. Oleh sebab itu, perlu dilakukan beberapa strategi.

"Memang untuk beras masih belum cukup. Karena itu perlu ada strategi," kata dia di Pacific Place, Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Dalam lima tahun ke depan, lanjut Budi, selain meningkatkan kapasitas produksi padi, pihaknya juga akan belajar mengoperasikan lahan yang cukup besar. Pasalnya, lahan PT BPS mencapai 5.000 hektare.

"Selain itu untuk riset memaksimalkan berapa tiap hektarenya kita bisa. Dan memastikan law material kita cukup untuk demand," jelas dia.

Selama ini, kapasitas beras di pabrik PT BPS mencapai 160 ton per hari atau 50 ribu ton per tahun. Namun, hingga satu atau dua tahun mendatang, pihak BPS mengaku akan menambah pabrik baru di Sulawesi Selatan atau Jawa Tengah untuk menambah kembali kapasitas beras mereka.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.