Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Target Ekspor 2025 Naik, Jamu Indonesia Siap Kuasai Afrika

Ekonomi,

Target Ekspor 2025 Naik, Jamu Indonesia Siap Kuasai Afrika

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 26 Jul 2025 15:02
Berita satu.com
Pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekspor nasional dengan menargetkan kenaikan ekspor sebesar 7,1% pada 2025. Salah satu strategi utama adalah mendorong ekspor komoditas asli Indonesia, seperti jamu tradisional, yang kini mulai menembus pasar Afrika dan Amerika Latin.

Menteri Perdagangan Budi Santoso berkunjung ke PT Sido Muncul di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah untuk meninjau proses produksi jamu sebagai produk unggulan ekspor Indonesia.

“Kita ingin melihat proses produksi jamu karena ekosistemnya bagus dari petani hingga produk jadi dan bisa ekspor. Target kita pada 2025 adalah ekspor naik 7,1%. Salah satu komoditas unggulan adalah jamu, produk asli Indonesia,” ujar Menteri Budi Santoso kepada wartawan, Jumat (25/7/2025).

Menurut hasil survei Kementerian Perdagangan, jamu Indonesia telah mulai merambah pasar Afrika. Pemerintah saat ini sedang menjajaki perjanjian dagang untuk mempermudah akses produk Indonesia ke kawasan tersebut.

“Kami telah survei dan ternyata jamu mulai masuk ke negara-negara Afrika. Kita coba mendekati mereka lagi untuk membuat perjanjian dagang dengan Indonesia,” jelasnya lagi.

Selain Afrika, pemerintah juga sedang memperluas kerja sama perdagangan dengan negara-negara Amerika Latin. Beberapa di antaranya telah selesai seperti Chili, sementara Peru diperkirakan akan selesai pada Agustus 2025.

“Afrika minta kerja sama per kawasan, jadi prosesnya lama. Namun, kami ingin coba pendekatan bilateral agar produk Indonesia bisa lebih cepat masuk,” tambahnya.

Untuk mendukung strategi ini, atase perdagangan ditugaskan untuk aktif mempromosikan produk-produk Indonesia di negara tujuan ekspor.

Menanggapi tarif ekspor ke Amerika Serikat sebesar 19%, Budi Santoso menilai angka tersebut masih kompetitif dan justru bisa menjadi peluang. Tarif tersebut akan mulai berlaku per 1 Agustus dan dinilai masih lebih rendah dibanding banyak negara lain.

“Kalau masih 19% itu bagus. Kita itu di ASEAN bagus, mungkin sama kayak Filipina. Namun, peluang kita banyak di Amerika. Januari�"Mei 2025, ekspor kita paling tinggi ke Amerika, disusul India,” tegasnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:45

    4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!

    EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:43

    Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat

    JAKARTA " Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:40

    Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet

    JAKARTA " Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:38

    Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

    BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.