Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • World Bank: RI Rugi Rp226 Triliun akibat Kebakaran Hutan

World Bank: RI Rugi Rp226 Triliun akibat Kebakaran Hutan

Selasa, 15 Des 2015 11:32
Reuters
Ilustrasi
JAKARTA - Kebakaran hutan yang terjadi sepanjang 2015 telah berdampak pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di beberapa daerah. Pertumbuhan ekonomi nasional pun turut terhambat karena menurunnya nilai produksi dan distribusi dari daerah yang terkena dampak kebakaran hutan.

Berdasarkan data World Bank (Bank Dunia), kebakaran hutan ini telah memberikan kerugian untuk Indonesia senilai USD16,1 miliar atau Rp226,37 triliun (kurs Rp14.060 per USD). Jumlah ini setara dengan 1,9 persen dari total PDB Indonesia. Bahkan, dampak kerugian kebakaran hutan tahun ini sama dengan dua kali biaya rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004.

Oleh sebab itu, World Bank mengimbau agar pemerintah dapat memanfaatkan anggaran belanja pada 2016 untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi secara nasional, khususnya pada daerah yang terkena dampak dari kebakaran hutan. Belanja pemerintah ini disarankan untuk digunakan pada tiga sektor utama, yaitu infrastruktur, layanan kesehatan, dan program bantu sosial.

"Karena itu, sangat dihargai komitmen anggaran akan investasi publik yang lebih banyak untuk infrastruktur, layanan kesehatan, dan program bantuan sosial," ujar Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia, Rodrigo Chaves dalam keterangannya di Jakarta, Senin (15/12/2015).

Untuk diketahui, Kalimantan merupakan daerah yang terkena dampak paling parah dari kebakaran hutan pada 2015. Hal ini dikarenakan terganggunya proses produksi dan distribusi hasil tambang sumber daya alam akibat kebakaran hutan. Menurut data World Bank, PDB Kalimantan turun hinga 1,2 persen pada kuartal III-2015.

Untuk itu, World Bank mengingatkan agar pemerintah Indonesia dapat menjaga pertumbuhan ekonomi pada berbagai daerah di Indonesia agar tidak kembali tertekan oleh kebakaran hutan serta bayangan pelemahan ekonomi China pada tahun 2015 mendatang.

(okezone.com)
Ekbis
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Apr 2026 22:18

    Budaya Indonesia Masuk Ruang Digital, Ini yang Terjadi di Museum Nasional

    JAKARTA - Pemerintah bersama sejumlah pihak swasta dan platform digital menghadirkan pameran serta aktivasi karakter kreatif yang terinspirasi budaya Indonesia di Museum Nasional Indone

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:15

    Pasca Kecelakaan, Bos Danantara Tegaskan Evaluasi Total Sistem Keselamatan Kereta

    JAKARTA â€" Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan P. Roeslani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pad

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:12

    Purbaya Akan Tanggung 100 Persen PPN Avtur

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk pembelian tiket pesawat

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:10

    Tembus Sistem Pertahanan AS, Jet Tempur Jadul F-5 Iran Bom Pangkalan Udara Kuwait

    JAKARTA â€" Sebuah laporan mengklaim bahwa jet tempur lawas F-5 Angkatan Udara Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara AS dan mengebom pangkalan militer Camp Buehring di Kuwait dalam peran

  • Selasa, 28 Apr 2026 22:08

    Iran Ajukan Proposal kepada AS untuk Buka Selat Hormuz, Akhiri Perang

    JAKARTA - Iran telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang, dengan menunda negosiasi nuklir ke tahap selanjutnya. Proposal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.