Penyerobotan Lahan, Kapolres Rohil Terima Perwakilan Warga dan Mahasiswa
Laporan : Anggi Sinaga
Senin, 04 Jan 2016 14:24
UJUNGTANJUNG - Sekitar enam puluh orang warga Sungai Besar kecamatan Pakaitan Kabupaten Rohil dengan menaiki mobil truk colt disel mendatangi Polres Rokan Hilir,Senin ( 4/1/16) sekitar pukul 10.30 wib untuk melaporkan dugaan permasalahan terkait pembekoan lahan diatas milik warga Sungai Besar.
Kedatangan warga kepenghuluan Sungai Besar ini ingin bertemu dengan Kapolres untuk meminta pihak kepolisian membantu permasalahan warga tentang adanya penyerobotan lahan mereka oleh oknum aparat Desa Suak Hitam.
Permohonan ini langsung diterima oleh Kasat Binmas Rokan Hilir AKP Ali Suhud sekaligus membawa delapan orang perwakilan dari warga untuk bertemu dengan Kapolres.
Delapan orang perwakilan warga itu diantaranya tiga orang mahasiswa diantaranya Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Rohil (Hipemarohil) Carles , Sekjen Suhemi, serta lima orang dari warga Sungai Besar, yang dihadiri oleh Kapolres AKBP Subiantoro SH, Sik, Wakapolres Kompol Dani. A. Sianipar SH. Sik, Kasat Reskrim AKP Eka Ariandy Putra Sik, serta beberapa perwira lainnya.
Carles Ketua HIPEMA Rohil sebagai juru bicara dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa ada laporan warga kepada mahasiswa adanya penyerobotan lahan warga kepenghuluan Sungai Besar yang sudah dikuasai sejak tahun 2008 lalu, penyerobotan ini dengan melakukan pembekoan dan merajang-rajang dengan alat berat (Beko) diatas lahan masyarakat sekitar 700 Kepala Keluarga.
A. Latif perwakilan warga yang ikut dalam ruangan juga menerangkan pada tahun 2008 warga sudah menguasai lahan itu 2 hektare setiap Kepala Keluarga dengan legalitas surat kepala Desa Sungai Besar sebanyak lebih kurang 700 hektare.
Dikatkannya penyerobotan ini diduga dilakukan oleh oknum aparat Desa Suak Hitam kecamatan Pakaitan yang berbatasan langsung dengan kepenghuluan Sungai Besar.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Subiantoro SH SiK dalam pertemuan mengatakan apabila masalah ini nanti terkait masalah tindak pidana , maka polres siap akan menindak sesuai dengan hukum.
Kapolres meminta kepada warga agar berkoordinasi dengan pihak Pemda karena ada informasi bahwa pembekooan itu adalah proyek Pemda.
Subiantoro mengigatkan agar warga jangan melakukan
tindakan anarkis, agar masalah ini bisa diselesaikan dengan
musyawarah," kita terima laporan ini,dan kita akan Koordinasi nanti
dengan pihak Pemda terkait, apakah nanti ada tindak pidana kita akan
proses sesuai dengan hukum," jelasnya.
Usai pertemuan Carles mengatakan , Permaslaahan ini sudah pernah mereka koordinasikan dengan pihak Pemda, terkait tapal batas antar desa, namun belum ada solusinya.
"Kalau memang itu proyek Pemda kenapa tidak ada sosialisasinya kepada warga," pungkasnya. (asg)
Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART
Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan
Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera
Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!
JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn
Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter
JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala
Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem