3 Kali Lolos, Bos Begal 28 TKP di Pekanbaru Ambruk Diterjang Timah Panas
Kamis, 17 Des 2015 14:46
Dor..NA alias Dika (19) akhirnya tersungkur usai dipelor polisi pada betis kirinya. Sebelum tertangkap, Dika sempat berusaha melarikan diri dan masuk ke dalam rumah warga melalui plafon untuk bersembunyi. Tak ingin kehilangan buruannya, aparat dari Polsek Bukit Raya mengepung rumah itu dan melakukan penyisiran.
"NA kita tangkap Senin (14/12/2015) kemarin di Jalan Muhajirin, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan. Dia adalah otak dari kawanan begal yang sebelumnya (anggota pelaku,red) sudah kita tangkap terlebihdahulu," ujar Kapolsek Bukit Raya, AKP Ricky Ricardo, Kamis (17/12/2015) siang.
Kepada polisi, Dika mengaku sudah 28 kali melakukan aksi perampasan sepeda motor, bersama beberapa orang rekan-rekannya. Motor hasil rampasan itu selanjutnya mereka jual di kawasan pedalaman (desa,red) di Riau. "Total ada 10 unit sepeda motor yang berhasil kita amankan dari tangan NA," sambung Kapolsek saat ekspose.
Masih terkait ini, Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi menguraikan bahwa Dika kerap berpindah-pindah selama dalam pelariannya. "Kita gerebek di persembunyiannya di Jalan Pandawa, Jundul Baru dan Hotel Palace tapi dia berhasil lolos. Terakhir kita dapat info kalau dia berada di Jalan Muhajirin," katanya.
"Sudah dua orang yang kita tangkap (kawanan Dika Cs,red). Ada enam lagi anggota dia yang kini masuk DPO kita, salahseorangnya wanita," sambungnya. "Pelaku beraksi kadang-kadang pakai senjata tajam (sejenis sangkur,red), dengan modus mencegat sasarannya lalu digiring ke daerah kosong," tukas Kanit.
Sementara Dika yang diwawancarai mengaku menjual sepeda motor, tergantung mereknya. "Kalau KLX dijual Rp6 juta, matic Rp2 juta dan motor bebek Rp4 juta. Uangnya untuk dibawa foya-foya," sebutnya. "Sudah main (begal,red) sejak Agustus 2015. Hampir tiap malam main," bebernya.
Sebelum Dika, Tim Opsnal Polsek Bukit Raya juga berhasil membekuk satu rekan Dika, berisinial AG alias Agus Ketek (19). Residivis ini tak berkutik saat dibekuk polisi, di lokasi persembunyiannya, kawasan Perum Jundul Baru Jalan Lokomotif, Kecamatan Limapuluh, Selasa (24/11/2015) malam.(grc)
Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan
JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan
PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif
JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon
Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik
INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk