Hendra Dedi Syahbudi
Suasan pembacaan ikrar dukung Polri di Mapolsek Bagan Sinembah.
ROKANHILIR-Sebagai dukungan terhadap Polri untuk melawan Terorisme, tiga ratusan warga lintas agama dan para tokoh serta pemuda padati halaman Mapolsek Bagan Sinembah. Senin 14/5 malam.
Dalam aksi solidaritas dan pembacaan ikrar ini dihadiri langsung Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Vera Taurensa SS MH bersmaa jajaran, dari kalangan lintas agama, tampak hadir Ustadz Zainal bersama ratusan jemaah.
Terlihat juga Pendeta P Siregar bersama ratusan jemaat nasrani dan tokoh agama Hindu dan Budha yang ada di Bagan Sinembah.
Tidak hanya itu, dalam aksi solidaritas dan pembacaan ikrar ini, turut dilakukan doa bersama atas gugurnya enam pahlawan bangsa dalam menjalankan tugas melawan aksi terorisme di Mako Brimob.
Pantauan spiritriau.com, sebelum deklarasi dan pembacaan ikrar, Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Vera Taurensa SS MH dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran warga masyarakat lintas agama dan pemuda yang datang untuk memberikan doa dan dukungan terhadap Polri untuk melawan Terorisme yang baru baru ini terjadi di Indonesia.
"Mari kita bersatu melawan tetoris, tolak faham Radikal, dan mari bersama-sama memerangi terorisme dan radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa yang menjunjung tinggi ke Tuhanan dan ke Bhinekaan," ungkapnya.
Hanya dengan upaya bersama terorisme dapat diberantas. "Kita harus bersatu lawan Terorisme. Laporkan setiap orang atau penduduk baru yang ada disekitar rumah atau pemukiman kita, jika mencurigakan segera laporkan kepada RT setempat untuk segera ditindaklanjuti ke Polsek untuk dapat kita antisipasi, agar kita dapat mencegah potensi tindak pidana Teroris," ajaknya.
"Marilah kita berdoa untuk para korban yang meninggal dunia, semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan dan untuk para korban yang luka-luka, mari kita berdoa agar diberi kesembuhan," tandasnya.
Selanjutnya, Pendeta P Siregar dalam sambutannya menyampaikan bahwa dia bersama jemaat Nasrani Bagan Sinembah mendukung Polri untuk memberantas terorisme yang ada di Indonesia.
"Semoga Polri diberikan kekuatan untuk memerangi terorisme," ungkapnya.
Pendeta P Siregar juga mengingatkan bahwa saat ini yang paling diperlukan adalah mendukung satu sama lain. "Kita adalah saudara, mari saling menjaga hubungan baik, sebab semua agama mengejar kebaikan, bergandengan tanganlah kita untuk ketertiban dan keamanan bagi seluruh ummat di Bagan Sinembah. Mari kita menenangkan jemaat, jangan sampai terprovokasi dengan situasi yang dapat memecah belah kerukunan kita yang sudah terjalin baik saat ini," imbaunya.
Di tempat yang sama, Ustadz Zainal juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan para teroris itu bukanlah ajaran Islam, sebab katanya, Islam mengajarkan untuk saling menghargai satu sama lain.
"Mereka agamanya Islam, tapi ajaran yang dianut para Teroris itu bukanlah ajaran Islam. Islam mengajarkan kedamaian. Membunuh binatang saja tidak boleh sembarangan, apalagi sesama manusia," ungkapnya.
"Mari kita sama-sama melawan Terorisme, dan mari kita doakan para korban akibat teroris ini mendapat Ridho Allah, " ungkapnya.
Selanjutnya, setelah memimpin doa, acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar yang isinya, " Kami atas nama Pemerintahan Kecamatan Bagan Sinembah dan seluruh masyarakat Bagan Sinembah turut berbela sungkawa yang sedalam dalamnya atas gugurnya enam pahlawan bangsa dalam menjalankan tugas melawan aksi terorisme di bumi pertiwi yang kita cintai ini.
Kami siap mendukung upaya polri dalam penegakan hukum terhadap pelaku terorisme adalah musuh kita bersama dan musuh NKRI, kami tidak takut, kami bersama polri, NKRI harga mati".
Turut hadir dalam kegiatan itu, para pemuda-pemudi Kecamatan Bagan Sinembah, Komunitas Vespa, BMB, KNBB. (ded)
HukrimSosial