Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Beraksi di Tengah Semak Belukar, Aktivitas PETI di Kuansing Terendus Polisi Berkat Laporan Warga

hukrim

Beraksi di Tengah Semak Belukar, Aktivitas PETI di Kuansing Terendus Polisi Berkat Laporan Warga

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 21 Jun 2026 12:23
TRIBUNPEKANBARU.COM
KUANSING â€" Upaya pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menyembunyikan aktivitasnya di kawasan semak belukar tak luput dari pantauan masyarakat. 

Berbekal laporan warga yang resah terhadap dugaan aktivitas ilegal tersebut, Polres Kuantan Singingi (Kuansing) bergerak melakukan penyelidikan.

Polisi akhirnya menemukan satu unit rakit PETI yang tersembunyi di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing.

Penemuan itu terjadi saat tim Satreskrim Polres Kuansing yang dipimpin Kanit Tipidter IPDA Geraldo Ivanco Pandelaki melakukan penertiban pada Jumat (19/6/2026) sore.

Lokasi rakit berada di area yang cukup tertutup, dikelilingi semak belukar dan jauh dari pandangan umum, diduga sengaja dipilih pelaku agar aktivitas mereka tidak mudah diketahui aparat maupun masyarakat.


Meski demikian, keberadaan aktivitas mencurigakan tersebut akhirnya terendus warga sekitar.

Informasi yang diterima polisi kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan hingga ditemukan rakit yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kasat Reskrim IPTU Gerry Agnar Timur mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan pelaku maupun peralatan penambangan lainnya.


"Petugas hanya menemukan satu unit rakit. Diduga rakit tersebut digunakan untuk aktivitas PETI jenis stingkai yang dapat dibongkar pasang dengan mudah," kata IPTU Gerry, Minggu (21/6/2026).

Meski tidak menemukan pelaku, polisi tetap mengambil tindakan tegas dengan memusnahkan rakit yang ditemukan di lokasi.

"Kendati tidak ada pelaku dan mesin di lokasi, kami tetap memusnahkan rakit yang kami temukan agar tidak dapat digunakan kembali oleh para pelaku," tegasnya.

Menurut Gerry, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Kuansing dalam memberantas aktivitas pertambangan ilegal yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi PETI, sekaligus menindaklanjuti setiap informasi yang diberikan masyarakat.

"Polres Kuansing berkomitmen menindak setiap dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar IPTU Gerry.

Ia menjelaskan, masih adanya aktivitas PETI di Kuansing dipicu oleh harga emas saat ini.

Hal itu membuat warga nekat melakukan aktivitas PETI tanpa mempedulikan keselamatan diri dan kelestarian lingkungan sekitar.

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung upaya penegakan hukum," ujarnya.


Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/riau-region/1107800/beraksi-di-tengah-semak-belukar-aktivitas-peti-di-kuansing-terendus-polisi-berkat-laporan-warga

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.