Hukrim
Butuh Modal Nikah, Pemuda di Tegal Ini Merampok Pedagang Tahu
Selasa, 06 Nov 2018 13:19
Terungkapnya kasus ini diawali dengan ditemukannya Suhali (40) warga Pagedangan RT 14 RW 02, Kecamatan Adiwerna, yang tergeletak di tempat pembuangan sampah pada hari Minggu pagi kemarin. Tempat pembuangan sampah ini berada Desa Kebasen RT 04 RW 02 Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
Suhali ditemukan tertimbun sampah dalam kondisi penuh luka tusuk. Terdapat luka tusuk di bagian perut, memar di kepala dan wajah. Oleh warga, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Singkil.
Sekira 300 meter dari penemuan korban, terparkir kendaraan mobil Pick Up jenis Colt 120 SS warna hitam. Nopol G 1768 VZ.
Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Bambang Purnomo, kepada wartawan menjelaskan, setelah kejadian itu, jajarannya melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi. Dari keterangan mereka, kata AKP Bambang Purnomo, mengarah pada pelaku yang bernama Edi Susanto (28) warga Desa Pagedangan RT 10 RW 02 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal.
"Dalam waktu sekitar 3 jam, tersangka berhasil diamankan berikut barang bukti yang dipakai untuk kejahatan. Dia saat itu akan pergi ke luar kota, tapi kita tangkap dulu," ujar Kasat Reskrim di kantornya Selasa (6/11/2018) siang.
Barang bukti yang diamankan adalah uang hasil kejahatan, pisau stainless steel, hape, dompet korban dan sepeda motor.
Pelaku nekat melukai korban karena ingin mengambil uang dan harta korban. Bambang memaparkan, kejadian ini diawali saat pelaku berangkat dari rumahnya menuju area pinggir jalan dekat warung asem doyong pada Minggu sekitar pukul 01.00 wib.
"Pelaku rupanya sudah merencanakan semua. Termasuk mempersiapkan alat dengan membawa pisau," ucap Kasat Reskrim.
Sekitar pukul 02.00 korban Suhali melintas dengan menggunakan mobil Pick Up jenis Colt 120 SS warna hitam nopol G 1768 VZ. Dengan menggunakan sepeda motor nopol G 4074 AGF, pelaku mengejar korban. Setelah posisi sejajar, Edi Susanto berpura-pura minta tolong agar Suhali mengangkut seng yang berada di dekat tempat sampah.
Saat turun dari mobil, Edi Susanto menusuk korban sebanyak 6 kali pada bagian perut, dan 3 kali pada bagian kaki. Setelah korban tak berdaya, pelaku memindahkan tubuh korban ke tempat sampah dengan cara menarik pada bagian kaki. Tubuh Suhali kemudian ditimbun dengan sampah. Usai memperdayai pengusaha tahu ini, Edi Susanto mengambil uang korban sebanyak Rp 6.527.000 dan satu unit hp.
Edi Susanto mengaku, sudah mengincar Suhali sebagai target perampokkan karena memiliki banyak uang. Perbuatan itu dilakukan karena terdesak tidak memiliki modal buat menikah.
Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART
Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan
Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera
Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!
JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn
Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter
JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala
Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem