Jumat, 17 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Camat Minta Kades Terapkan Wajib Lapor 2x24 Jam, Menyusul Penangkapan Teroris di Kampar Riau

Camat Minta Kades Terapkan Wajib Lapor 2x24 Jam, Menyusul Penangkapan Teroris di Kampar Riau

admin
Senin, 22 Jun 2020 16:45
Kepolisian mengemaskan barang-barang perlengkapan usai melakukan penangkapan terduga teroris di Air Tiris, Riau Minggu (21/6/2020) lalu.
BANGKINANG - Camat Kampar, Kabupaten Kampar Riau, Al-Kautsar mengimbau kepala desa menerapkan tamu wajib lapor 2×24 jam.
Imbauan ini dilakukan pascadiamankan terduga teroris di RT 03 RW 04 Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar oleh pihak kepolisian, Minggu (21/6/2020).

"Saya menghimbau agar desa dan kelurahan menerapkan tamu wajib lapor 2×24 jam," ungkap camat Al-Kautsar.

Menurutnya, dengan diterapkan tamu wajib lapor 2×24 jam, akan dapat mengetahui identitas warga masyarakat sekitar terutama tamu yang datang dan menetap.

“Mari kita terapkan kembali hal ini, agar keberadaan warga pendatang dapat diketahui identitasnya,” ujarnya seraya mengajak masyarakat.

Selain itu ia juga mengingatkan agar Simkamling juga perlu digalakkan kembali, mengingat pandemi Covid-19 saat ini.

"Perekonomian saat ini lagi sulit, ini dapat menimbulkan berbagai potensi tindak kriminal, untuk itu perlu diwaspadai," ujarnya.
Warga Tak Ada yang Kenal Teroris yang Ditangkap

Sehari sebelumnya, Minggu pihak Kepolisian dari Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri berhasil mengamankan sejumlah terduga teroris.

Terduga, diamankan disebuah rumah kontrakan di RT 03 RW 04 Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar.

Aksi penangkapan ini diwarnai dengan suara tembakan dari aparat kepolisian.

Hingga Minggu sore, daerah Tanjung Belit Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar petugas kepolisian masih sibuk mengemaskan barang-barang perlengkapan usai melakukan penangkapan terduga teroris.

Aksi yang dilakukan pihak kepolisian di salah satu rumah warga yang di duga tempat tersangka teroris mengundang ramai perhatian warga.

Ratusan warga memadati jalan kecil menuju rumah tersebut.

Penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian membuat tanda tanya sejumlah warga.

Warga yang melihat ditempat kejadian, Zul mengaku terkejut adanya aksi penangkapan ini.

Menurut kabar yang di dengarnya ada tiga orang yang ditangkap dalam kejadian tersebut dilokasi.

Zul mengatakan saat penangkapan dilakukan pihak kepolisian ada terdengar suara tembakan.

Saat itu pula pihak kepolisian menyuruh warga masuk kedalam rumah.

Sementara itu Taufik, warga yang berada dua rumah dari lokasi rumah penangkapan mengaku saat penangkapan pihak kepolisian melihat sejumlah penghuni rumah lari kabur.

Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
"Ada yang lari kabur ke semak belakang rumah dan ada juga yang lari ke kebun. Dua kali terdengar suara tembakan meletus," ungkapnya.

Tetangga samping rumah lokasi penangkapan, Asnur mengaku tidak mengenal nama-nama siapa yang tinggal dirumah tersebut.

Menurutnya, para terduga tersebut mengontrak dirumah tersebut baru tiga bulan.

Tiap bulan ia menerima uang bayaran kontrakan rumah untuk diserahkan ke pemilik rumah.

Asnur menjelaskan pemilik rumah tempat tinggal terduga teroris ini dikenal dengan nama Mak Lisuik oleh warga.

"Pemilik rumah sudah beberapa tahun lalu meninggal dan saat ini dikelola anak-anaknya yang sebagian diketahui tinggal di Pekanbaru," ucapnya.

Dirinya mengaki kaget ada peristiwa penangkapan terjadi dalam kasus dugaan teroris.

Menurutnya para terduga teroris tidak bersosialisasi dengan warga selama tinggal di kampung.

"Tiada mereka bergaul. Tetapi setahu kami pada bulan puasa lalu terduga sempat beraktifitas menjual perbukaan," jelasnya.

RT 003, Asril mengaku tidak mengetahui keberadaan warga yang tinggal di wilayahnya sebagai terduga teroris.
Asril bahkan tidak mengetahui nama tiga orang yang tinggal di rumah tersebut.

Menurutnya, orang yang tinggal dirumah tersebut pernah datang ke rumahnya mengantarkan Kartu Keluarga (KK).

Sembari memasang raut cemas pak RT mengaku tidak menemukan KK yang diantar bersangkutan saat sebelum bulan puasa lalu.

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.