Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan Usai Aksi Anarkis Warga
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 12 Apr 2026 17:49
Pekanbaru-Kapolda Riau Herry Heryawan mencopot dua pejabat Polsek Panipahan setelah aksi warga berujung ricuh.
Pencopotan dilakukan terhadap Kapolsek dan Kanit Reskrim sebagai langkah evaluasi internal kepolisian.
Keputusan ini menyusul gangguan keamanan di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir.
Situasi memanas saat aksi warga berkembang menjadi kericuhan yang sulit dikendalikan aparat setempat.
Irjen Herry menegaskan langkah tersebut bentuk tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Ia menilai pengendalian situasi belum berjalan optimal sehingga eskalasi konflik tidak terhindarkan.
“Ini bentuk evaluasi karena ada hal tidak berjalan sesuai harapan menjaga kamtibmas,” ujarnya.
Menurutnya, pimpinan wilayah wajib peka membaca potensi gangguan sejak tahap awal perkembangan.
Kegagalan membaca situasi dinilai berkontribusi terhadap meluasnya aksi hingga sulit dikendalikan.
“Pimpinan harus hadir dan peka, jika tidak maka langkah korektif harus dilakukan,” tegasnya.
Sejak awal kejadian, aparat bersama pemerintah daerah langsung turun meredam situasi di lapangan.
Kapolres Rokan Hilir dan wakil bupati melakukan pendekatan dialog kepada masyarakat setempat.
“Kami bergerak cepat, mengedepankan dialog agar situasi tidak semakin memburuk,” katanya.
Langkah lanjutan dilakukan dengan pengawasan ketat dari jajaran Polda Riau.
Wakapolda, Irwasda, serta Kabid Propam turun langsung memastikan kondisi tetap terkendali.
Koordinasi intensif dilakukan bersama pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah tersebut.
Irjen Herry memastikan kondisi Panipahan kini mulai berangsur kondusif setelah penanganan intensif dilakukan.
Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal meski pengawasan aparat tetap diperketat saat ini.
Langkah preventif terus diperkuat guna mencegah potensi gangguan serupa terulang kembali.
Ia juga menyoroti keresahan warga terkait dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Penanganan kasus narkoba dipastikan menjadi prioritas dengan pendekatan hukum yang tegas.
“Kami akan tindak tegas persoalan narkoba sesuai mekanisme hukum berlaku,” ujarnya.
Kapolda mengimbau masyarakat tidak terprovokasi isu yang dapat memperkeruh situasi keamanan daerah.
Ia meminta warga mempercayakan proses hukum kepada aparat tanpa melakukan tindakan melanggar aturan.
“Jangan terprovokasi, percayakan penanganan kepada aparat penegak hukum,” ucapnya mengingatkan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan situasi kondusif berkelanjutan.
“Mari jaga keamanan bersama agar situasi tetap aman dan damai,” tutup Irjen Herry *
Polda Riau
Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter
Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki
Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan
Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y
Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .
PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor
26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam
Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder
Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal
BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk