Rabu, 22 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Diduga Pisah Ranjang Motif Kusmadi Gantung Diri

Diduga Pisah Ranjang Motif Kusmadi Gantung Diri

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Senin, 12 Feb 2018 18:11
Humas Polres Rohil
KTP dan dr saat memeriksa korban
ROKANHILIR-Diduga kuat karena pisang ranjang dengan isterinya, Kusmadi (32) warga jalan Kerang Nanggala Junction Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih, Rohil ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Berdasarkan data yang diperoleh spiritriau.com dari Mapolres Rokan Hilir menyebutkan bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematiannya.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto Sik MH yang dikonfirmasi spiritriau.com, Senin 12/2 petang melalui Kasubag Humas AKP Ruslan menyebutkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh adik kandung korban.

Dijelaskannya, peristiwa itu diketahui adik korban pada Senin 12/2 sekira jam 02.30 Wib dinihari, saat itu Sriwahyuni (adik kandung korban) terbangun karena anaknya meminta minum air putih, kemudian dia langsung keluar dari kamar dan tepat di depan pintu kamar dia melihat ada sebuah kursi yang terjatuh terletak di ruangan tengah dan tepat di atas kursi tersebut ada seorang laki-laki dalam kondisi tergantung.

Setelah dilihat dengan jelas ternyata laki-laki tersebut adalah abang kandungnya, setelah itu dia langsung menjerit meminta tolong dan kemudian saudara lainnya, Sumiati  keluar dari kamar dan melihat korban sudah tergantung di ruangan tengah tersebut.

Tdak beberapa lama kemudian warga sekitar tempat kejadian perkara berdatangan untuk melihat kejadian itu.

Polisi yang mengetahui langsung menuju lokasi untuk melakukan identifikasi. Selanjutnya, saat Polisi akan membawa korban ke Puskesmas untuk melakukan Visum et Repertum pihak keluarga menolak, dan saat disarankan untuk otopsi juga ditolak dan bersedia membuat pernyataan.

"Korban diperiksa oleh dr. Fely dari klinik Polres Rohil dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan kemudian pihak keluarga menolak untuk melakukan otopsi dan dituangkan dalam surat pernyataan," kata Ruslan.

Rusalan juga menyampaikan bahwa dari keterangan keluarga korban, korban baru saja pisah ranjang dengan istrinya, sehingga kuat dugaan korban gantung diri karena pisah ranjang dengan istrinya. " Kuat dugaan motifnya pisah ranjang, " pungkasnya. (ded)
Hukrim
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:50

    Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.Tr

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:47

    Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sita Rp2 Miliar dan Logam Mulia dari SDB

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp2 miliar dan logam mulia terkait kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.Penyitaan ini dilakukan setelah penggel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.