Hati-hati, Kartu ATM Nggak Keluar-keluar, Tahu-tahunya Saldo Sudah Habis
Kamis, 08 Okt 2015 15:56
Lagi-lagi kasus penipuan dengan trik call center palsu marak di Pekanbaru. Berawal dari kartu nyangkut, si mahasiswi bernama Ulfa Maisa (19) terpaksa merelakan uang tabungan senilai Rp12,2 juta hilang begitu saja. Ia panik, ketika kartu yang dimasukkan tak juga kunjung keluar setelah melakukan transaksi.
Kejadian ini pada Rabu (7/10/2015) malam tadi, sekitar pukul 21.00 WIB. Waktu itu Ulfa hendak mengambil uang di ATM BRI kawasan SPBU Jalan Soebrantas. Awalnya berjalan lancar, hingga terakhir kartu ATM Ulfa tak keluar setelah dia melakukan transaksi. Ulfa mencoba untuk tenang, lalu berinisiatif menghubungi call center yang tertera di mesin tersebut.
Ternyata call center itu palsu, dan memang sengaja dipampang pelaku untuk mengarahkan korban ke dalam jebakan. Melalui sambungan telpon, pelaku membimbing korban untuk memencet beberapa tombol, dan terakhir dia meminta nomor pin korban. Namun ternyata arahan tersebut tidak membuat kartunya keluar dari mesin.
Khawatir saldonya diambil orang, Ulfa lalu mendatangi Bank BRI dengan maksud memblokirnya. Ia sempat mengecek jumlah tabungan. Kagetnya Ulfa saat mengetahui kalau isi tabungannya sebesar Rp12,2 juta sudah kosong. Tanpa pikir panjang, Ulfa pun melaporkan kasus ini ke polisi.
"Kita masih menyelidiki kasus ini dan laporan sudah kita terima. Kita imbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak mudah percaya dengan call center, lebih baik pastikan langsung ke security atau pegang kontak person bank yang bersangkutan," kata Kapolsek Tampan, AKP Ari Wibowo, Kamis siang.(grc)
Lagi-lagi kasus penipuan dengan trik call
center palsu marak di Pekanbaru. Berawal dari kartu nyangkut, si
mahasiswi bernama Ulfa Maisa (19) terpaksa merelakan uang tabungan
senilai Rp12,2 juta hilang begitu saja. Ia panik, ketika kartu yang
dimasukkan tak juga kunjung keluar setelah melakukan transaksi.
Kejadian
ini pada Rabu (7/10/2015) malam tadi, sekitar pukul 21.00 WIB. Waktu
itu Ulfa hendak mengambil uang di ATM BRI kawasan SPBU Jalan Soebrantas.
Awalnya berjalan lancar, hingga terakhir kartu ATM Ulfa tak keluar
setelah dia melakukan transaksi. Ulfa mencoba untuk tenang, lalu
berinisiatif menghubungi call center yang tertera di mesin tersebut.
Ternyata
call center itu palsu, dan memang sengaja dipampang pelaku untuk
mengarahkan korban ke dalam jebakan. Melalui sambungan telpon, pelaku
membimbing korban untuk memencet beberapa tombol, dan terakhir dia
meminta nomor pin korban. Namun ternyata arahan tersebut tidak membuat
kartunya keluar dari mesin.
Khawatir saldonya diambil orang,
Ulfa lalu mendatangi Bank BRI dengan maksud memblokirnya. Ia sempat
mengecek jumlah tabungan. Kagetnya Ulfa saat mengetahui kalau isi
tabungannya sebesar Rp12,2 juta sudah kosong. Tanpa pikir panjang, Ulfa
pun melaporkan kasus ini ke polisi.
"Kita masih menyelidiki
kasus ini dan laporan sudah kita terima. Kita imbau agar masyarakat
tetap waspada dan tidak mudah percaya dengan call center, lebih baik
pastikan langsung ke security atau pegang kontak person bank yang
bersangkutan," kata Kapolsek Tampan, AKP Ari Wibowo, Kamis siang. (had)
Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART
Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan
Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera
Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!
JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn
Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter
JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala
Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem