Suara Dibalik Jeruji Besi
Himpitan Ekonomi Memaksa RH Nekat Rampok Toko Mas di Bagan Batu
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Jumat, 02 Okt 2015 16:52
RH Alias Jam (51) warga KM 17 kepenghuluan Bangko Bakti, kecamatan Bangko Pusako yang telah melakukan aksi perampokan terhadap toko emas Permai Bagan Batu Kota, kecamatan Bagan Sinembah hanya bisa duduk layu dikursi plastik yang ada diruang riksa Polsek Bagan Sinembah.
Dalam melakukan aksinya itu, pria 7 anak dan hanya memiliki pekerjaan serabutan ini juga mengaku telah memantau sasarannya sejak lama. " Sejak dari jam 10.00 wib saya sudah pantau toko emas itu dari seberang jalan. Dan begitu ada kesempatan sayapun langsung datangi dan berpura-pura membeli dengan menanyakan emas tersebut," tuturnya kembali.
Dan ketika disinggung seputar alat yang digunakan untuk melakukan aksi perampokan itu, lebih jauh dirinya mengaku memanfaatkan barang bekas yang ada di Pajak Lama Bagan Batu.
" Namanya niat untuk melakukan itu hanya sesaat jadi begitu saya berniat saya langsung pergi ke Pajak Lama untuk mencari cabe busuk yang berserakan di Pajak Lama itu. Kemudian saya beli air mineral dan selanjutnya saya campur dengan cabe busuk itu, waktu mengerjakannya saya cari tempat sunyi di belakang pajak itu bang," katanya.
Pria yang juga pernah mendekam didalam penjara selama 9 bulan pada ahun 2011 atas kasus pencurian ini pun mengaku tidak pernah menduga kalau pada akhirnya aksinya itu berakhir di penjara.
" Tidak, saat itu yang saya fikirkan hanya cari duit buat belanja itu saja. Jadi begitu saya bawa kabur kalung itu saya langsung lari ke arah komplek permai hingga akhirnya saya ditangkap dan ditembak seperti ini," ungkap RH lagi.
Dan saat disinggung tentang perbuatannya yang berhujung dipenjara, RH tak mampu menjawab, dia hanya tertuntud lesu sembari menahan rasa sakit bekas tembakan di paha kirinya.
sebelumnya aksi perampokan tersebut bermula Rabu 30/9 sekitar pukul 13.00 wib, tersangka mendatangi toko emas Permai milik Bahrion (45) yang terletak dijalan Sudirman Bagan Batu Kota, kecamatan Bagan Sinembah.
Selanjutnya, tersangka menanyakan seuntai kalung emas yang dipajang didalam box steling ditoko tersebut. Tanpa rasa curiga, korban langsung memberikan pelayanan terbaiknya dengan mengeluarkan kalung yang dimaksud.
Sambil menunggu harga dari kalung itu, tersangka juga menyempatkan diri untuk melihat-lihat barang-barang lainnya. Setelah ditimbang, akhirnya korban memberitahukan, bahwa kalung tersebut memiliki berat 17,4 gram dan memiliki harga sekitar Rp 7,3 juta.
Melihat ada pembeli lain yang masuk, akhirnya tersangka keluar dan berdiri didepan toko. Setelah pengunjung keluar dari toko, tersangka pun kembali masuk kembali dan meminta korban untuk memberikan kalung emas tersebut.
Beberapa saat setelah kalung emas itu berpindah tangan, saat itu pula tersangka langsung menyemprotkan air cabe yang dibawanya didalam botol minuman mineral kearah muka korban.
Selanjutnya, tersangka langsung kabur dengan membawa kalung emas. Melihat hal tersebut, korban berteriak sambil mengejar tersangka.
Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan itu langsung meluncur kelokasi dan menyisir disekitar tempat pelarian tersangka. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil, dimana sekitar pukul 14.00 wib petugas menemukan tersangka sedang bersembunyi disalah satu rumah warga.
Namun pada saat hendak disergap, tersangka kembali kabur dari kepungan petugas. Melihat hal itu, petugas langsung memberikan tembakan peringatan, namun tetap tidak dihiraukan hingga akhirnya petugas terpaksa memberiikan tembakan terarah dan tepat bersarang dipaha sebelah kiri hingga akhirnya tersangka tersungkur.
Selanjutnya terhadap tersangka langsung dibawa ke Puskesmas Bagan Batu guna perawatan dari tim medis. Dan kemudian dibawa ke Mapolsek Bagan Sinembah guna menjalani proses pemeriksaan.
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Subiantoro SH Sik yang dikonfirmasikan melalui Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Dody Harza Kesuma SH Sik Msi membenarkan atas kejadian itu. " Benar, sekarang tersangka sudah kita amankan dan menunggu pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Pada kesempatan itu, kapolsek juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu berhati hati terhadap aksi kejahatan. " Kita minta masyarakat lebih berhati - hati lagi, jika ada hal hal yang mencurigakan segera laporkan kekita, agar kita dapat cepat bertindak, seperti halnya kejadian tadi," pintanya. (Ded)
Hukrim
7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank In
PLN Percepat Pemulihan Pembangkit, Pasokan Batu Bara Diperkuat
JAKARTA â€" PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah-langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, melalui percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan op
Ngeri! Wanita 52 Tahun Kena Kanker Kulit Karena Sering Menicure
JAKARTA - Perawatan kuku dengan cat gel dan lampu UV memang menjadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita. Namun, sebuah laporan medis mengungkap kasus mengejutkan seorang wanita berusia 52
Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter
JAKARTA â€" Pernah merasa panik di tengah perjalanan karena tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan atau pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan gejala pikun, kond
Tips Pakai Rosemary Oil untuk Perawatan Rambut, Biar Optimal
JAKARTA â€" Rosemary oil semakin populer sebagai salah satu bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan rambut dan mengurangi kerontokan. Namun, tidak sedikit orang yang merasa hasil p