Selasa, 28 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Jambret Beraksi, Mahasiswa Merugi Jutaan Rupiah

Jambret Beraksi, Mahasiswa Merugi Jutaan Rupiah

Senin, 05 Okt 2015 15:55
Ilustrasi
PEKANBARU - Lagi-lagi, karena lalai menjaga barang berharga miliknya, seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta Pekanbaru, Ikke Debora Pardosi (19) menjadi korban penjambretan ketika akan pergi ke gereja pada hari Minggu (4/10/2015).

Kejadian tersebut berawal ketika korban akan pergi ke gereja yang berada di Jalan Paus, Kelurahan Lembah Damai, Kelurahan Rumbai Pesisir sekitar pukul 07.30 WIB. Namun, belum sampai dirinya ke gereja, korban yang saat itu berkendara seorang diri justru menjadi korban penjambretan.

"Tidak jauh dari gereja, korban dipepet oleh dua orang pria yang tidak dikenal korban yang juga menggunakan sepeda motor dari arah kanan. Setelah memepet korban, salah seorang pelaku langsung menjambret tas korban yang ditaruh didashboard sepeda motor korban," ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rumbai Pesisir, Kompol Irmadison melalui Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, AKP Sihol Sitinjak, Senin (5/10/2015).

Menurut Sihol, dari pengakuan korban bahwa dirinya sempat berusaha mengejar pelaku sambil meneriaki jambret. Sayangnya, korban tidak mampu mengejar pelaku yang lebih dulu memacu sepeda motornya. Beberapa warga ada yang mencoba membantu korban mengejar pelaku.

"Usaha korban dan warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengejar pelaku sia-sia, pelaku berhasil melarikan diri membawa tas milik korban. Akhirnya, korban mendatangi Polsek Rumbai Pesisir untuk membuat laporan terkait aksi penjambretan yang dialaminya," kata Sihol.

Dijelaskan Sihol, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan saat ini kasus penjambretan yang dialami warga Jalan Putih Sari III, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai tersebut masih dalam proses penyelidikan. Dari keterangan korban, pelaku berjumlah dua orang yang menggunakan sepeda motor jenis matik.

"Kita sudah terima laporan korban dan masih dalam proses penyelidikan, kita juga sudah meminta keterangan dari korban serta saksi yang melihat langsung kejadian tersebut. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan tas yang berisi satu unit handphone dan uang Rp230 ribu dengan total kerugian hingga Rp2,8 juta," tukas Kanit.(hrc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.