Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Kakek Bejat Ini Terkekeh Saat Ceritakan Perkosa Anak Tetangga 10 Kali

Hukrim

Kakek Bejat Ini Terkekeh Saat Ceritakan Perkosa Anak Tetangga 10 Kali

Jumat, 01 Feb 2019 11:54
Merdeka.com
Kakek pelaku pencabulan.

KUTAI - Polisi menangkap 3 orang terduga pelaku pemerkosa gadis ABG usia 16 tahun, di Timbau, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Dua diantaranya adalah kakek-kakek. Miris, si kakek masih bisa tersenyum usai perbuatan cabulnya terbongkar.

Ketiga terduga pelaku adalah Sawidi (86), Nurdin (56) dan MY (17), seorang pelajar kelas 2 SMK. Dua kakek Sawidi dan Nurdin, ditangkap Rabu (30/1) kemarin, di rumahnya, di Timbau, Tenggarong.

"Kalau tersangka yang masih pelajar (MY), kita amankan jam 9 pagi tadi di rumahnya, lalu kita bawa ke Polsek," kata Kapolsek Tenggarong, Iptu Triyadi, ditemui merdeka.com di kantornya, Kamis (31/1).

Triyadi menerangkan, kasus itu terbongkar setelah korban mengadu ke ibunya, telah diperkosa 3 orang di waktu berbeda, sejak Oktober-November 2018, dan Januari 2019 ini. "Dua tersangka kakek-kakek ini, diduga sudah punya niat besar menyetubuhi korban. Karena mengiming-imingi uang korban hingga Rp 10.000," ujar Triyadi.

Ada kemiripan modus kedua kakek itu. Setelah memberikan uang, terutama kakek Sawidi, berhasrat ingin menyetubuhi korban, lantaran sering bertemu korban. Tempatnya, bisa di pondok, atau di rumah.

"Salah satu tersangka (kakek Sawidi), dari keterangan warga setempat dan ketua RT, adalah penjaga masjid," sebut Triyadi.

Ketiga tersangka, mendekam di penjara Polsek Tenggarong, dengan jeratan UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak dan pasal 287 KUHP. Untuk tersangka MY yang masih di bawah umur dan usia pelajar, mendapatkan perlakuan khusus.

Ditemui, kakek Sawidi mengaku sering dimintai uang korban, yang nilainya bervariatif mulai Rp 2.000. "Ya saya minta gantinya (minta agar korban mau disetubuhi). Yang namanya diperlihatkan (korban memperlihatkan organ intimnya), tentu kan nafsu. Saya melakukan itu (memerkosa korban) 10 kali," aku Sawidi, sambil tertawa terbahak-bahak.

Pun demikian pengakuan kakek Nurdin. Korban juga kerap memintainya uang. Namun, karena penyakit yang dideritanya, kakek Nurdin hanya bisa menggerayangi tubuh korban. "Saya pegang-pegang saja," katanya juga sambil tertawa.


(merdeka.com)
Hukrim
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.