Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Kasus Wanita Terbungkus Kardus, Warga: Sudah Kakek Nekat Bunuh

Hukrim

Kasus Wanita Terbungkus Kardus, Warga: Sudah Kakek Nekat Bunuh

Senin, 05 Nov 2018 15:03
Detik.com
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo hadir di lokasi rekonstruksi yang menghadirkan tersangka Ahmad Hidayat alias Oma (63).
Sukabumi - Warga Kampung Mangkalaya, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengerubuti lokasi rekonstruksi pembunuhan wanita terbungkus kardus, Fatimah (50). Teriakan riuh warga menggema saat tersangka, Ahmad Hidayat alias Oma (63), turun dari mobil polisi.

"Sudah kakek-kakek nekat membunuh. Warga sini merasa tercemar karena perbuatan pelaku," tutur Hendi, warga setempat, kepada detikcom di lokasi rekonstruksi, Kampung Mangkalaya, RT 7 RW 5 Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (5/11/2018).

"Kalau saja warga tahu mereka ini pasangan gelap, sudah lama diusir dari kampung ini. Mereka ngakunya suami-istri, enggak ada warga yang tahu kalau mereka mesum di sini," ucap Hendi.

Teriakan warga kembali terdengar saat pelaku dengan tangan terikat borgol mulai memperagakan adegan rekonstruksi. Pelaku yang awalnya mengenakan penutup wajah, kemudian dibuka polisi.

"Sudah tua bukannya mikir," kata warga lainnya.

Awalnya polisi hanya menyebut motif pembunuhan tersebut karena pelaku cemburu. Namun ada hal lain yang dilakukan pelaku usai kekasih gelapnya itu tewas.

"Pelaku berniat mengambil harta benda korban. Dia kedapatan membawa motor, ponsel, kalung, gelang kaki dan cincin, juga dompet korban. Ini juga jadi motif menguasai harta benda korban," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo kepada awak media di lokasi rekonstruksi.

Terkait motif cemburu, Susatyo menyebut pelaku tersinggung dan marah terhadap korban. Di depan pelaku, korban menelepon pria lain dengan kata-kata mesra. Sehingga pelaku emosi dan membekap korban menggunakan bantal.

"Korban kejang-kejang dan meninggal dunia, korban sempat memastikan kondisi itu dengan menggoyang-goyang bagian tubuh korban. Karena panik pelaku melarikan diri lalu kembali lagi dengan niat mengevakuasi tubuh korban namun keburu dipergoki oleh warga," tutur Susatyo.


(detik.com)
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.