Polda Riau Kembangkan Prototipe Pangan Terintegrasi untuk Dukung Program Gizi Nasional
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 31 Okt 2025 05:39
Pekanbaru-Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan dan keamanan pangan melalui pengembangan prototipe pangan terintegrasi yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru. Langkah ini sejalan dengan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Riau 2 di Pekanbaru, Kamis (30/10/2025).
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengembangkan sistem pangan terpadu yang berfokus pada pengawasan mutu dari hulu ke hilir. Sistem tersebut terintegrasi dengan Tabung Harmoni Hijau yang berlokasi di Rumbai, Pekanbaru, dan menjadi pusat pembibitan serta pengelolaan bahan pangan.
“Keamanan pangan dari hulu ke hilir harus diperhatikan dengan baik, dimulai dari proses dan skema yang sedang kita bangun bersama Pemerintah Kota Pekanbaru di Rumbai,” ujar Irjen Herry Heryawan.
Prototipe yang sedang disusun melibatkan portofolio Tabung Harmoni Hijau sebagai sumber bahan pangan utama bagi pemenuhan kebutuhan gizi di SPPG. Konsepnya mencakup pertanian dan peternakan yang terintegrasi, seperti penanaman jagung serta pengelolaan ternak ayam dan telur.
“Kita sudah menyiapkan lahan bersama Pemerintah Kota untuk pengembangan pertanian dan peternakan terpadu. Insyaallah ini menjadi prototipe yang baik untuk Provinsi Riau,” tambah Kapolda.
Melalui program ini, bahan pangan yang nantinya didistribusikan ke dapur-dapur SPPG di Pekanbaru akan bersumber langsung dari lokasi percontohan tersebut, sehingga proses produksi hingga distribusi dapat dikontrol dengan ketat untuk menjamin mutu dan keamanan pangan.
Irjen Herry Heryawan mengakui bahwa program ini membutuhkan waktu antara satu hingga dua tahun untuk mencapai hasil optimal. Namun, ia menegaskan pentingnya langkah awal dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan. “Memang waktunya panjang, satu atau dua tahun, tetapi kita harus bersyukur karena sudah memulai,” ujarnya.
Selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, proyek ini juga menjadi bagian dari implementasi program lingkungan "Green Policing" Polda Riau. Kapolda menyampaikan bahwa Tabung Harmoni Hijau akan diresmikan oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, pada akhir Desember 2025.
“Pak Gubernur dijadwalkan akan meresmikan Tabung Harmoni Hijau setelah ayam-ayam di sana mulai bertelur,” ungkapnya.
Kapolda menambahkan, setiap tahap pengelolaan, penyajian, dan distribusi bahan pangan akan diawasi dengan ketat guna memastikan standar aman, sehat, dan berkualitas terpenuhi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polda Riau untuk mendukung program pangan nasional secara berkelanjutan.(***)
Polda Riau
Pemko Pekanbaru Optimalkan Posko Siaga Karhutla dan Imbau Warga Lapor ke 112
PEKANBARU " Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat koordinasi lintas sektor guna melaksanakan Instruksi Wali Kota Pekanbaru tentang Peningkatan Kesiapsiagaan, Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran H
Dorong Prestasi Terukur, DPRD Pekanbaru Minta Siswa Rumah Tahfiz Ikuti MTQ
PEKANBARU - Minat masyarakat Kota Pekanbaru menitipkan pendidikan agama anak-anaknya ke rumah tahfiz terus mengalami peningkatan. Merespons tren positif tersebut, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Nofrizal
Agrinas Palma Nusantara Luncurkan Program Makan Bergizi dan Salurkan Bantuan Pendidikan di Rokan Hulu
ROKAN HULU- PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meluncurkan Program Makan Bergizi, menyerahkan bantuan fasilitas belajar berupa buku bacaan
Pemprov Riau Minta Solusi Adil Terkait Pembatasan Truk CPO Tol Pekanbaru-Dumai
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama PT Hutama Karya (HK) memusyawarahkan pembatasan angkutan Crude Palm Oil (CPO) di Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai untuk menemukan jalan tengah bagi
Gunakan Pengeras Suara, Polisi Imbau Jaga Kamtibmas dan Peduli Lingkungan
PELALAWAN " Polsek Ukui terus menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan woro-woro menggunakan pengeras suara ata