Kamis, 06 Agu 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Tak Bisa Buatkan paspor Pelancong, Pegawai Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi Diclurit

Tak Bisa Buatkan paspor Pelancong, Pegawai Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi Diclurit

Senin, 03 Agu 2015 14:44
BAGANSIAPIAPI-Hendak apel pagi, pegawai Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi dicelurit warga. Penceluritan dilakukan SJ (25), karena pegawai tersebut memvonis pelaku tidak bisa membuat paspor pelancong yang akan disalahgunakan untuk bekerja.

Informasi yang berhasil wartawan rangkum dari kepolisian, Senin (3/8/15) sekira pukul 07.30 WIB, seperti biasa korban Yusriansyah Fazrim, (32), PNS Imigrasi bersama pegawai lain hendak melaksanakan apel pagi di halaman kantor Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi.

Pada saat itu pelaku langsung memasuki kantor dengan membawa senjata tajam (clurit) yang sebelumnya dibeli pelaku di Pasar Tangko dan langsung mendekati korban yang sudah berbaris dan langsung membacokkan clurit yang dipegangnya ke arah punggung korban.

Korban sempat lari untuk menghindar, tetapi pelaku tetap mengejar dan secara tiba-tiba, mereka sama-sama terjatuh di depan pintu kantor.

Saat pelaku jatuh, clurit yang dipegangnya juga ikut terlepas, lalu berhasil diamankan pegawai lainnya. Di saat pegawai lainnya ingin menangkap pelaku, ternyata dia langsung melarikan diri.

Atas laporan kejadian tersebut, korban langsung dibawa ke RSUD RM Pratomo Bagansiapiapi untuk dilakukan pengobatan dan pengambilan visum.

Dan sekira pukul 08.30 WIB personel Polsek Bangko langsung melakukan lidik di lapangan dan akhirnya pelaku berhasil diamankan di tempat tinggalnya di Jalan Baik-Baik, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko. BB yang diamankan, 1 buah clurit dan baju korban.

Berdasarkan keterangan pelaku, aksi pembacokan tersebut dilakukannya karena korban memvonis pelaku pada saat interview tidak akan bisa membuat paspor karena pelaku hendak membuat paspor pelancong tapi digunakan untuk bekerja. Pelaku tidak senang akan perlakuan korban.

Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek dipunggung kanan ukuran 8 cm x 3 cm x 2 cm, dan luka robek di punggung kiri ukuran 3cm x 1,5 cm x 1 cm.(rtc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Rabu, 05 Agu 2026 19:38

    Panglima TNI dan Menhan RI Yakinkan Kesiapan Interoperabilitas TNI

    Kepri-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta para Kepala

  • Rabu, 05 Agu 2026 19:35

    Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir

    Kepri-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kep

  • Rabu, 05 Agu 2026 19:28

    KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Siap Sukseskan Perayaan HUT ke-81

    Tapung Hulu-Semangat kebersamaan dan gotong royong mulai terasa di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna

  • Rabu, 05 Agu 2026 16:50

    Termasuk Bapenda Riau, 8 OPD Raih Penghargaan Kearsipan Pemprov

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memberikan penghargaan kearsipan internal kepada delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan predikat Sangat Memuaskan. Penghargaan tersebut diserahkan di Pek

  • Rabu, 05 Agu 2026 16:28

    Plt Gubri Usulkan Jembatan Siak V dan Flyover Garuda Sakti ke Menteri PU

    PEKANBARU â€" Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur strategis kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, saat melakukan pert

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki