Selasa, 04 Agu 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Tunggu Hasil Audit BPKP Kejari Akan Proses Kasus Balitbang Bengkalis

Tunggu Hasil Audit BPKP Kejari Akan Proses Kasus Balitbang Bengkalis

Laporan : Afdal Aulia
Selasa, 01 Mar 2016 21:09
net
Ilustrasi
BENGKALIS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis dalam menangani perkara dugaan korupsi  penelitian Bioethanol pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbang) Bengkalis  hingga saat ini masih menunggu audit dari Badan Pengawas dan Pembangunan (BPKP). Apabila terbukti ditemukan kerugian Negara, Kejari Bengkalis akan segera menetapkan para tersangka dalam kasus tersebut.

Kasus penelitian Bioethanol di Balitbangda tersebut sudah bergulir sejak beberapa bulan lalu di Kejari Bengkalis. Belasan ASN dan pejabat di balitbangda Bengkalis sudah dimintai keterangan terkait program yang diduga tidak tepat sasaran dan hanya memboroskan keuangan Negara.

"Kami saat ini memang masih menunggu hasil audit dari BPKP terkait program  penelitian Bioethanol di Balitbangda itu. Bila hasil audit nantinya ditemukan bermasalah serta ada potensi kerugian keuangan Negara, maka akan ada sejumlah pejabat dan pihak lain yang bakal kita tetapkan menjadi tersangka," tegas Kajari Bengkalis Rahman Dwi Saputra SH, Selasa (01/03/2016).

Dikatakan Rahman lagi bahwa dalam menangani perkara ini, pihaknya tentu akan bekerja sesuai aturan dan juga telah mengumpulkan alat bukti terhadap dugaan keterlibatan siapapun pada penelitian Bioethanol tersebut. Program yang berubah menjadi proyek itu juga melibatkan perguruan tinggi negeri di Riau, dan dugaan keterlibatan pihak-pihak diluar Balitbangda juga terus didalami.

"Sejumlah alat bukti sudah ada ditangan kita dan tinggal menunggu hasil audit dari BPKP. Begitu ditemukan kerugian Negara, kita langsung tetapkan tersangka," jelas Kajari.

Ketika ditanya siapa saja yang bakal ditetapkan menjadi tersangka Rahman belum mau memberikan siapa saja nama-nama yang akan ditetapkan sebagai  tersangka. Tentu sejumlah pejabat dan pihak yang diikutkan dalam kerja sama tersebut sangat terbuka kemungkinan menjadi tersangka.

"Masyarakat kita minta bersabar, siapa orangnya nanti akan diekspose ke media massa, " tukas Rahman.(afd)

Hukrim
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Agu 2026 10:40

    Sempat Jadi Sejarah, Covid-19 Muncul Lagi di China

    BEIJING-Kasus Covid-19 kembali muncul dan menunjukkan tren peningkatan di China. Meski jumlah kasus infeksi bertambah, otoritas kesehatan setempat menegaskan situasi masih berada dalam pola penyebaran

  • Selasa, 04 Agu 2026 10:36

    Bidik Jaringan Korporasi, Kejagung Geledah Empat Perusahaan Terkait Kasus TPPU Febrie

    JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai memperluas penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

  • Selasa, 04 Agu 2026 10:25

    Tingkatkan Kualitas Akademik, 4 Dosen Muda Unilak Pekanbaru Raih Gelar Lektor Kepala

    PEKANBARU - Kualitas pendidikan tinggi di Provinsi Riau terus menunjukkan tren positif. Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan keberhasilan empat dosennya

  • Selasa, 04 Agu 2026 10:21

    Cegah Aksi C3, Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli di Kawasan Perbankan dan Objek Vital

    TANAHPUTIH-Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Tanah Putih, Polres Rokan Hilir, melaksanakan patroli rutin di sejumlah objek vital dan kawasan perbankan

  • Selasa, 04 Agu 2026 10:19

    Plt. Bupati Kuansing Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pacu Jalur

    TELUKKUANTAN - Plt Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H. Muklisin diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Drs. Muradi, M.Si memimpin apel gelar pasukan persiapan pengamanan Pacu Jalur 2026 sekaligus

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki