Kamis, 07 Mei 2026
Polisi Turut Serta Amankan Tiga Pelaku Lainya, dalam Peristiwa Pengedar Telan Sabu
Laporan: Febri. S
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 12 Apr 2020 20:45
PELALAWAN- Ternyata penangkapan pengedar Narkoba tewas nekat menelan barang bukti sabu sebanyak, 5 gram ditangannya, AG (36) warga Kelurahan Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kamis (9/4/2020) lalu, tidak sendiri.
Tim Opsnal, Reserse Narkoba Polres Pelalawan juga menangkap, tiga pelaku lainnya, dilokasi dan TKP yang sama. Hanya, saja ketiga pelaku ini, ditengarai hanya sebagai pemakai. Polisi pun berencana melepas tiga pelaku, namun direhab dulu ke BNN Pelalawan.
Kapolres Pelalawan, AKBP M. Hasyim Risahondua, S.Ik melalui Kasatres Narkoba, AKP Romi Irwansyah, SH, MH, kepada, Ahad (12/4/2020) mengatakan, ketiga pelaku yang diseret antara lain masing-masing berinisial, DS (32), EF (40) dan MZ (35) merupakan kesemuanya, warga Kelurahan Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Ketiganya, cakap Kasat Romi, ada hubungan pertemanan dengan korban meninggal, ada pula yang hubungan tetangga. "Ketiganya, hubungan dengan korban meninggal, ada hubungan pertemanan dan ada pula hubungan tetangga," paparnya.
Ketiganya, diamankan, jelas Kasat Romi, bersamaan dengan penangkapan korban meninggal AG yang datang ke lokasi penangkapan. "Sewaktu kita, tangkap, pelaku AG, ketiga orang ini datang ke lokasi, dikiranya ada perkelahian suami istri ditempat ini. Lantas kita interogasi, merekapun mengaku memakai sabu sehari sebelumnya," jelas Kasat Romi.
Hasil tes urin dari tiga pelaku ini, sebut Kasat positif mengkonsumsi zat methapetamin merupakan bahan baku kandungan sabu. "Rencana, besok ketiga pelaku ini kita serahkan ke BNN Pelalawan, untuk direhab," tandasnya.
Sebagai data tambahan penangkapan terhadap ketiga pelaku ini, bersamaan dengan penangkapan pengedar AG. Penangkapan tersebut dilakukan tim opsnal Resnarkoba Polres Pelalawan melalui sebuah penyamaran sebagai pembeli.
Hanya, saja, saat penyerahan barang bukti, AG mengetahui bahwa sipembeli, adalah polisi. Walhasil ia nekat, menelan sabu seberat 5 gram (bukan 4 plastik). Tidak berselang berapa lama ia pun kejang-kejang.
Melihat kondisi ini, tim penyergapan melarikan ke Rumah Sakit Medical Sorek, untuk dilakukan pertolongan. Tenaga perawat sudah berusaha melakukan tindakan kejut jantung, namun nyawa korban tak tertolong.
komentar Pembaca