Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • 20.000 Relawan Asing Tiba di Ukraina untuk Ikut Berperang Lawan Rusia

20.000 Relawan Asing Tiba di Ukraina untuk Ikut Berperang Lawan Rusia

Admin
Senin, 07 Mar 2022 15:51
merdeka.com

Sebanyak 20.000 relawan internasional datang ke Ukraina untuk bergabung dalam pertempuran melawan invasi pasukan Rusia, seperti disampaikan Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba.

"Angka ini sekitar 20.000 sekarang. Mereka datang sebagian besar dari negara-negara Eropa," jelas Kuleba kepada CNN.

"Banyak orang di dunia benci Rusia dan apa yang ia lakukan dalam beberapa tahun terakhir, tapi tidak ada yang berani secara terbuka menentang dan melawan mereka," lanjutnya, dikutip dari laman South China Morning Post, Senin (7/3).

"Jadi ketika orang-orang melihat orang Ukraina sedang bertempur, orang-orang Ukraina tidak menyerah, banyak yang merasa termotivasi untuk ikut bertempur."

Kuleba mengatakan walaupun dia memahami keinginan orang asing ikut berkontribusi di lapangan, paling penting adalah menerima "dukungan politik, ekonomi, militer berkelanjutan" dari seluruh dunia.

"Dan kami memerlukan kepemimpinan AS dalam menjalankan ini, dengan fokus khusus pada pertahanan udara," ujarnya.

Saat awal invasi, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy secara terbuka mengundang warga asing ke negaranya untuk menjadi bagian "Pasukan Internasional" yang akan bertarung bersama Ukraina melawan Rusia.

Relawan diminta mendaftar melalui kedutaan besar Ukraina di negara mereka.

Denmark memberikan lampu hijau bagi warga negaranya yang ingin angkat senjata di Ukraina. Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss juga memberikan izin bagi warga negara Inggris yang ingin berperang di Ukraina, namun hal itu ditentang kepala angkatan bersenjata Inggris, Tony Radakin, yang mengatakan menerjunkan orang Inggris untuk bertempur melawan Rusia di Ukraina "melanggar hukum dan tidak membantu".

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.