Kamis, 02 Jul 2026

Internasional,

25 Negara Stop Kirim Paket ke AS Gara-gara Aturan Pajak Baru

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 27 Agu 2025 10:10
Berita satu.com
Sedikitnya 25 negara menangguhkan pengiriman paket ke Amerika Serikat (AS) setelah Washington mengumumkan penghapusan pengecualian pajak untuk paket kecil. Kebijakan baru pemerintahan Trump ini mulai berlaku Jumat (29/8/2025) dan memicu kekhawatiran serius terhadap perdagangan global, khususnya e-dagang.

Universal Postal Union (UPU), badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menaungi operator pos dunia, menyebut penangguhan mencakup negara-negara besar seperti Prancis, Inggris, Jerman, Italia, India, Australia, dan Jepang. Sebagian besar negara menolak menerima paket tujuan AS hingga ada kejelasan mengenai mekanisme aturan baru tersebut.

UPU memperingatkan adanya perubahan operasional besar bagi operator pos internasional. Mulai Jumat, operator pos diwajibkan memungut bea cukai dari pengirim terlebih dahulu atas nama Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS.

Namun, sejumlah negara menilai proses penerapan masih belum jelas. Kementerian Komunikasi India menyoroti belum adanya penunjukan “pihak yang memenuhi syarat” untuk menangani pengumpulan bea.

Pemerintahan Trump menegaskan bahwa paket hadiah senilai hingga US$ 100 (sekitar Rp 1,6 juta) masih bebas pajak. Namun, barang dengan nilai di atas itu akan dikenakan tarif, termasuk 15% untuk produk asal Uni Eropa dan hingga 50% untuk barang dari India.

Perusahaan logistik DHL Jerman memperingatkan, bahkan barang yang masuk kategori bebas pajak tetap berpotensi diperiksa lebih ketat guna mencegah penyalahgunaan jalur hadiah untuk tujuan komersial.

Kepala UPU, Masahiko Metoki, telah mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio untuk menyampaikan kekhawatiran atas singkatnya waktu implementasi aturan tersebut.

UPU juga mengingatkan bahwa kebijakan ini berisiko besar mengganggu arus e-commerce lintas negara yang saat ini berkembang pesat. Serikat tersebut menyatakan pihaknya tengah menjajaki solusi jangka panjang untuk memfasilitasi pengumpulan bea di seluruh jaringan pos internasional.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor