Minggu, 03 Mei 2026

Internasional

30 Bocah Suriah Dilecehkan di Kamp Pengungsian Turki

Jumat, 13 Mei 2016 10:39
Umit Bektas/Reuters
Anak-anak Suriah yang berada di kamp pengungsian

ANTEP – Sebanyak 30 bocah laki-laki Suriah menjadi korban pelecehan seksual selama berbulan-bulan di sebuah kamp penampungan di Antep, Turki. Harian BirGun menuding Pemerintah Turki lalai dalam mengantisipasi kasus tersebut. Tudingan datang di tengah tuduhan Turki tidak aman bagi para pengungsi.

Ke-30 bocah laki-laki tersebut dilecehkan oleh seorang petugas kebersihan berinisial EE di Kamp Pengungsian Nizip sejak September 2015 hingga awal 2016. EE sendiri mengakui perbuatan bejatnya. Semua korban dilecehkan dengan iming-iming uang di toilet penampungan.

Ia menjanjikan kepada para bocah berusia delapan hingga 12 tahun dengan uang senilai TRY2–5 (setara Rp9–23 ribu) untuk berhubungan badan dengannya. EE kini sedang menjalani masa tahanan sebelum persidangan.

Keluarga dari delapan bocah telah mengajukan gugatan kepadanya. Namun, keluarga korban lainnya tidak berani melaporkan kasus tersebut karena takut dideportasi.

Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) yang juga pengelola kamp pengungsian tidak mengetahui kasus tersebut meski telah berlangsung dalam hitungan bulan. Kasus baru terungkap ketika personel militer melihat pelaku menggiring anak-anak kecil ke area blind spot kamera.

"AFAD adalah penanggung jawab kamp ini. Karena itu, mereka bertanggung jawab terhadap bencana tersebut," ujar petinggi militer Turki kepada BirGun, sebagaimana dikutip Russia Today, Jumat (13/5/2016).

Kamp yang dikelola AFAD itu diketahui mampu menampung hingga 14 ribu pengungsi. Namun, AFAD bukanlah satu-satunya pihak yang tidak sadar akan kasus tersebut. Kanselir Jerman Angela Merkel pernah memuji standar kehidupan di kamp tersebut di sela-sela kunjungannya pada April 2016.

Laporan tersebut semakin menimbulkan pertanyaan terhadap Turki. Amnesti Internasional serta organisasi hak asasi manusia (HAM) lainnya mengklaim Turki bukanlah tempat yang aman bagi para imigran pencari suaka. Padahal, Turki menampung sekira 2,7 juta pengungsi asal Suriah. (okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.