Senin, 25 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

Internasional,

Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 08 Sep 2025 09:32
okezone.com
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.

“Israel telah menerima persyaratan saya. Sudah saatnya Hamas juga menerima,” tulis Trump di akun Truth Social miliknya pada Minggu 7 September 2025. 

“Saya telah memperingatkan Hamas tentang konsekuensi jika tidak menerima. Ini peringatan terakhir saya, tidak akan ada peringatan lain!,” tegas Trump seperti dilansir dari Reuters, Senin (8/9/2025).

Respons Hamas

Dalam pernyataan resmi, Hamas mengaku telah menerima sejumlah gagasan dari pihak Amerika Serikat melalui mediator internasional untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza. Namun, kelompok tersebut menegaskan, bahwa pembebasan sandera hanya bisa dilakukan bersamaan dengan pengumuman berakhirnya perang dan penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Gaza.

“Hamas sedang mendiskusikan dengan para mediator mengenai cara mengembangkan gagasan tersebut,” tulis pernyataan Hamas tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Usulan Gencatan Senjata

Media Israel N12 melaporkan pada Sabtu (6/9), bahwa Trump telah mengajukan proposal gencatan senjata baru. Berdasarkan rencana itu, Hamas akan membebaskan 48 sandera yang tersisa pada hari pertama gencatan senjata dengan imbalan pembebasan ribuan tahanan Palestina di penjara Israel. Kesepakatan juga mencakup negosiasi mengenai akhir perang selama periode gencatan senjata berlangsung.

Seorang pejabat Israel yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa Tel Aviv “mempertimbangkan secara serius” usulan Trump, namun belum merinci lebih lanjut isi proposal tersebut.

Situasi Terkini

Ketegangan di Gaza terus berlanjut setelah berbulan-bulan pertempuran yang menewaskan ribuan orang dan memperburuk krisis kemanusiaan. Upaya mediasi internasional, termasuk dari Mesir, Qatar, dan kini AS di bawah Trump, masih terus dilakukan untuk menghentikan eskalasi konflik.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.