Sabtu, 11 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

Internasional,

Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 08 Sep 2025 09:32
okezone.com
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.

“Israel telah menerima persyaratan saya. Sudah saatnya Hamas juga menerima,” tulis Trump di akun Truth Social miliknya pada Minggu 7 September 2025. 

“Saya telah memperingatkan Hamas tentang konsekuensi jika tidak menerima. Ini peringatan terakhir saya, tidak akan ada peringatan lain!,” tegas Trump seperti dilansir dari Reuters, Senin (8/9/2025).

Respons Hamas

Dalam pernyataan resmi, Hamas mengaku telah menerima sejumlah gagasan dari pihak Amerika Serikat melalui mediator internasional untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza. Namun, kelompok tersebut menegaskan, bahwa pembebasan sandera hanya bisa dilakukan bersamaan dengan pengumuman berakhirnya perang dan penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah Gaza.

“Hamas sedang mendiskusikan dengan para mediator mengenai cara mengembangkan gagasan tersebut,” tulis pernyataan Hamas tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Usulan Gencatan Senjata

Media Israel N12 melaporkan pada Sabtu (6/9), bahwa Trump telah mengajukan proposal gencatan senjata baru. Berdasarkan rencana itu, Hamas akan membebaskan 48 sandera yang tersisa pada hari pertama gencatan senjata dengan imbalan pembebasan ribuan tahanan Palestina di penjara Israel. Kesepakatan juga mencakup negosiasi mengenai akhir perang selama periode gencatan senjata berlangsung.

Seorang pejabat Israel yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa Tel Aviv “mempertimbangkan secara serius” usulan Trump, namun belum merinci lebih lanjut isi proposal tersebut.

Situasi Terkini

Ketegangan di Gaza terus berlanjut setelah berbulan-bulan pertempuran yang menewaskan ribuan orang dan memperburuk krisis kemanusiaan. Upaya mediasi internasional, termasuk dari Mesir, Qatar, dan kini AS di bawah Trump, masih terus dilakukan untuk menghentikan eskalasi konflik.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki