- Home
- Internasional
- 500 Pengungsi Suriah di Libanon kembali ke negaranya secara sukarela
Internasional
500 Pengungsi Suriah di Libanon kembali ke negaranya secara sukarela
Kamis, 19 Apr 2018 13:58
Ratusan pengungsi Suriah, baik anak-anak maupun orang tua meninggalkan daerah Shebaa di Libanon tenggara untuk kembali ke rumah mereka di Beit Jinn, barat daya Damaskus.
Mereka sebenarnya memutuskan untuk kembali lebih dari sebulan lalu, tetapi kemudian menunggu sampai kondisi membaik sebelum melakukan perjalanan.
Sekitar 500 orang secara sukarela kembali ke negara mereka yang dilanda perang selama tujuh tahun.
Seorang pengungsi bernama Younes Othman (31) adalah seorang petani di Suriah dan telah menghabiskan empat tahun terakhir di Libanon, "Kami tidak punya kabar tentang kampung halaman kami. Keluarga saya dan saya senang bisa kembali", ujarnya dikutip dari Arab News, Kamis (19/4).
Sebanyak 15 bus yang dihiasi dengan poster Presiden Suriah Bashar Assad akan membawa mereka kembali ke Suriah.
Walau pemulangan ini difasilitasi oleh Pemerintah Libanon, dengan badan pengungsi PBB (UNHCR). Mereka bersikeras bahwa tak ada paksaan bagi pengungsi itu untuk kembali ke negaranya.
Juru bicara UNHCR Lisa Abou Khaled mengatakan, bahwa mereka hanya mengunjungi warga Suriah yang akan kembali secara sukarela, tetapi pihaknya mengaku belum memeriksa situasi keamanan di Beit Jinn.
Dia mengatakan para pengungsi mengatakan mereka kembali ke Suriah karena kondisi hidup di Libanon sulit dan mereka ingin bersatu kembali dengan keluarga.
"Keputusan orang-orang ini untuk kembali didasarkan pada jaminan dari keluarga mereka di Suriah," katanya.
Pengungsi Suriah telah membentuk sekitar seperempat populasi di Libanon, dengan sekitar satu juta orang diperkirakan telah melarikan diri ke sana sejak perang saudara dimulai pada tahun 2011.
Presiden Libanon Michel Aoun menyerukan warga Suriah yang terlantar di negaranya untuk dikembalikan ke 'daerah aman' di tanah air mereka.(Merdeka.com)
Internasional
Diduga Terima Suap Tambang, Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dicopot
Kepala Kejaksaan Negeri Tuban beserta Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) dicopot dari jabatannya di tengah mencuatnya dugaan suap terkait penanganan perkara tambang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.P
OTT di Sumut, KPK Benarkan Bupati Langkat Ditangkap
Bupati Langkat, H Syah Afandin, ikut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Utara. OTT di Sumut dilakukan Kamis (2/7/2026)."Benar," kata Wa
Belajar dari YouTube, Pasutri di Medan Nekat Produksi Pil Ekstasi Rumahan
Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatra Utara membongkar sebuah rumah yang dijadikan pabrik rumahan pembuatan pil ekstasi di Jalan Mangkubumi Gang Aceh, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Me
Cegah Jalan Rusak dan Kecelakaan, Polres Siak Tertibkan Truk Sawit ODOL di Jalan Lintas Perawang
SIAK - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Siak menindak tegas truk pengangkut kelapa sawit yang melanggar aturan kelebihan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL) di sepanjang Jalan Lintas P
DPRD Pekanbaru Minta Disdik Awasi Ketat Pemenuhan Kuota SMP Negeri, Cegah Jual Beli Kursi
PEKANBARU â€" Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Abidin, meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru melakukan pengawasan khusus terhadap proses pemenuhan kuota di sejumlah SMP negeri yang hingg