Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • 57 Napi Tewas dalam Perkelahian di Penjara Brasil, Kebanyakan Dicekik

Internasional

57 Napi Tewas dalam Perkelahian di Penjara Brasil, Kebanyakan Dicekik

Selasa, 28 Mei 2019 14:15
Detik.com
Kendaraan petugas forensik Kepolisian Brasil memasuki kompleks penjara yang dilanda perkelahian
BRASILIA - Korban tewas dalam perkelahian maut di empat penjara Brasil bertambah menjadi 57 narapidana. Dari jumlah tersebut, kebanyakan narapidana dicekik hingga tewas dalam perkelahian yang melibatkan geng-geng penjara yang saling bermusuhan ini.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Selasa (28/5/2019), perkelahian sengit ini pecah sejak Minggu (26/5) waktu setempat di sebanyak empat penjara di kota Manaus, negara bagian Amazonas, Brasil sebelah barat.

Otoritas setempat menuturkan kepada kantor berita Agencia Brasil bahwa 15 narapidana ditemukan tewas pada Minggu (26/5) waktu setempat, setelah terjadi perkelahian antara geng-geng penjara yang saling bermusuhan. Otoritas setempat menyebut kebanyakan narapidana dicekik dan ditikam hingga tewas.

Pada Senin (27/5) waktu setempat, sedikitnya 42 narapidana lainnya tewas di dalam penjara. Kebanyakan dari mereka tewas setelah mengalami sesak napas. Laporan Reuters menyebut para narapidana itu dicekik hingga tewas.

Kepolisian setempat tidak menyebut lebih lanjut pemicu perkelahian maut tersebut.

Namun diketahui bahwa bentrokan atau kerusuhan dalam penjara kerap menyebar dengan cepat di Brasil, di mana geng-geng narkoba punya kendali atas nyaris seluruh penjara lokal.

Brasil diguncang kerusuhan penjara besar-besaran pada awal tahun 2017, yang menewaskan nyaris 100 narapidana. Kerusuhan ini memicu seruan kepada pemerintah federal Brasil untuk menangkal hal, yang oleh para pengamat disebut sebagai kegagalan sistemis dalam sistem penjara Brasil.

Kementerian Kehakiman dan Keamanan Publik menyatakan pihaknya akan mengirimkan satuan tugas khusus ke wilayah Amazonas untuk mengatasi situasi.

Departemen Pemasyarakatan Amazonas menegaskan bahwa otoritas setempat telah mengendalikan empat penjara yang sebelumnya dilanda bentrokan. Presiden Brasil Jair Bolsonaro sebelumnya bersumpah untuk mengambil alih kendali di penjara-penjara yang dikuasai geng narkoba.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.