Rabu, 06 Mei 2026

Internasional

6 Tahun Latihan Keras, Remaja Ini Mengklaim Siap Hadapi Kiamat

Sabtu, 20 Jan 2018 11:50
New Hampshire - Seorang remaja di Amerika Serikat (AS) mengklaim telah melatih diri selama enam tahun untuk bersiap menghadapi kiamat.

Dilansir dari laman Mirror.co.uk, remaja bernama Alex Mason itu merupakan salah seorang 'doomsday prepper', yakni seseorang yang aktif mempersiapkan diri menghadapi datangnya kiamat.

 Remaja berusia 17 tahun itu mengaku telah lihai memilah stok beras dan makanan kaleng yang cocok sebagai sumber pangan ketika kiamat, dan kemungkinan buruk lainnya yang terkait bencana alam.

Selain itu, Alex juga telah membekali diri dengan kecakapan bertahan hidup di alam liar dan praktik pertolongan darurat.

Tidak hanya untuk dirinya sendiri, Alex juga mengajak temannya sesama 'doomsday prepper', Myles Allen, untuk bersama menyebarkan pesan tersebut ke khalayak luas via Instagram.

"Saya selalu membawa perlengkapan pertolongan darurat di dalam tas ke mana pun pergi. Saya mengisinya dengan air, P3K, dan cukup makanan untuk beberapa hari, sehingga saya bisa pulang dengan selamat," jelas Alex.

Gencar Berkampanye soal Kiamat

Alex tidak sendiri mempersiapkan skenario penyelamatan dalam menghadapi kiamat. Terdapat beberapa remaja lain di kota tempat tinggalnya, New Hampshire, melakukan hal serupa.

Alih-alih menyibukkan diri menyiapkan beragam hal untuk keselamatan saat kiamat datang, mereka justru berupaya menyebarkan 'kepedulian' tersebut seluas mungkin ke tengah publik.

Melalui unggahan video di YouTube dan aneka tips di Instagram, mereka telah diakui mampu memberikan panduan bertahan hidup yang mumpuni, seperti tindak pertolongan pertama, cara membuat api, bela diri, hingga trik berburu di alam liar.

"Sebenarnya orang-orang percaya tentang adanya kiamat dan bencana besar, namun mereka terlalu skeptis untuk bersiap diri menghadapinya," ujar Alex menjelaskan.

"Kami bukan menggurui, tapi mengingatkan bahwa kemampuan bertahan hidup itu penting, setidaknya meminimalisir kemungkinan dampak buruknya," lanjut remaja yang tahun ini akan mengambil kelas lisensi penggunaan senjata api.

(liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.