- Home
- Internasional
- 65 Ribu Pemberontak Suriah Siap Gantikan ISIS
65 Ribu Pemberontak Suriah Siap Gantikan ISIS
Senin, 21 Des 2015 08:31
"Upaya negara-negara koalisi anti-teror pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk menghapuskan ISIS dari Irak dan Suriah tidak lantas mengenyahkan ancaman global dari kelompok ekstremis lainnya di kedua negara tersebut," demikian keterangan resmi yang diutarakan pusat penelitian Tony Blair Faith Foundation, seperti dilansir dari The Guardian, Senin (21/12/2015).
Diperkirakan, 60 persen pemberontak Suriah yang berbasis ideologi keagamaan dan politik senafas dengan ideologi yang dianut kelompok militan ISIS. Mereka antara lain kelompok teroris yang berafiliasi dengan Al Qaeda, seperti Front al Nusra dan Ahrar al Sham.
"Negara Barat telah mengambil risiko membuat strategi yang keliru, jika hanya berfokus pada ISIS. Kita tidak bisa menghanguskan sebuah ideologi, yang bisa kita lakukan adalah memerangi mereka dengan ideologi tandingan," jelas mereka.
Laporan di atas muncul setelah PBB menyetujui resolusi mendukung dimulainya negosiasi formal "mendesak (urgent)", antara kelompok oposisi dan pendukung rezim Assad, awal bulan depan.
"Sementara upaya militer terhadap ISIS sebegitu dikedepankan, pembuat kebijakan harus mengakui bahwa kekalahan kelompok teroris itu tidak akan mengakhiri ancaman Salafi-jihad kecuali jika disertai dengan strategi yang mampu mengalahkan mereka secara intelektual dan teologis jahat yang mendorongnya," saran para peneliti.
Penelitian ini seyogianya menjadi peringatan bagi negara-negara untuk mewaspadai kegaduhan yang mungkin muncul setelah perang terhadap ISIS berhasil. Karena bagaimanapun, masih ada para pemberontak rezim Assad dan kelompok-kelompok lain yang ideologinya serupa dengan ISIS.
Disitat Russia Today, Presiden Rusia Vladimir Putin menyadari hal tersebut. Untuk itu, ia menekankan untuk melenyapkan tidak hanya ISIS tetapi semua kelompok yang bernafaskan ideologi ISIS di Damaskus.
Pernyataan Putin tentunya tidak terlepas dari kedekatannya dengan Presiden Suriah Bashar al Assad.
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke
Setoran Pajak Digital RI Capai RP50,51 Triliun di Kuartal I-2026
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari sektor usaha ekonomi digital sebesar Rp50,51 triliun di kuartal pertama (Q1) 2026 hingga 31 Maret 2026
Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Prabowo: Bersejarah dan Sangat Membanggakan
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Prabowo menegaskan bahwa peresmian