Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • AS Kerahkan 7 Ribu Tentara hingga Pesawat Tempur ke Eropa Usai Rusia Serang Ukraina

AS Kerahkan 7 Ribu Tentara hingga Pesawat Tempur ke Eropa Usai Rusia Serang Ukraina

Admin
Jumat, 25 Feb 2022 16:58
merdeka.com

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengerahkan 7.000 tentara tambahan AS ke Eropa menyusul invasi Rusia ke Ukraina. Langkah itu diambil untuk mendukung negara-negara NATO di Eropa Timur dalam menghadapi agresi Moskow.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan dia telah memerintahkan tambahan pasukan darat dan udara yang telah ditempatkan di Eropa ke Estonia, Latvia, Lithuania, Polandia dan Rumania. Biden juga mengatakan kemampuan pasukan tambahan AS akan dikirim ke Jerman.

"Amerika Serikat akan mempertahankan setiap inci wilayah NATO dengan kekuatan penuh kekuatan Amerika," kata Presiden.

"Dan kabar baiknya adalah NATO lebih bersatu dan lebih bertekad dari sebelumnya."

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan pasukan tambahan yang dikirim terdiri dari tim tempur brigade lapis baja dengan kemampuan dan pendukung terkait.

"Mereka akan dikerahkan ke Jerman untuk meyakinkan Sekutu NATO, mencegah agresi Rusia dan bersiap untuk mendukung berbagai persyaratan di kawasan itu. Kami berharap mereka pergi dalam beberapa hari mendatang," katanya.

Kemudian, aset militer AS akan tiba di negara-negara Eropa Timur secepatnya. Enam F-35 akan tiba di Estonia, Lithuania dan Rumania, dua untuk masing-masing negara. Sekelompok helikopter serang juga sedang dalam perjalanan.

"Kami masih mengharapkan Apache itu untuk tiba di lokasi hari ini," kata pejabat itu.

Pada hari Selasa, Biden mengumumkan lebih banyak aset militer AS akan dikerahkan ke sekutu NATO di Eropa Timur.
Pengumuman itu termasuk pergerakan hingga delapan pesawat tempur F-35 dari Jerman ke negara-negara Eropa Timur lainnya di sepanjang sayap timur NATO, 20 helikopter AH-64 dari Jerman ke wilayah Baltik, dan 12 helikopter AH-64 dipindahkan dari Yunani ke Polandia, kata seorang pejabat senior pertahanan Selasa.

Biden dan pejabat AS telah berulang kali mengatakan bahwa pasukan AS tidak akan masuk ke Ukraina, tetapi mereka dikerahkan untuk memperkuat sayap timur NATO.

"Pasukan AS tetap berada di luar Ukraina," pejabat itu menambahkan.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.